Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Sāhūn (سَاهُونَ): Lalai atau lupa. Maksudnya di sini adalah lalai dari memperhatikan shalat, bukan lupa karena uzur syar'i, melainkan lalai yang tercela—meremehkan waktu, syarat, dan rukunnya.
Tafsir Ayat:
Setelah Allah menyebutkan kecelakaan bagi orang-orang yang shalat, ayat ini menjelaskan sifat mereka: *"yaitu orang-orang yang lalai dari shalatnya."* Mereka adalah orang-orang yang mengerjakan shalat, tetapi tidak memenuhi syarat dan rukunnya dengan benar. Mereka menunda-nunda shalat dari waktu yang telah ditentukan, bahkan ada yang mengerjakannya di luar waktu tanpa uzur. Mereka tidak khusyuk, tidak merenungkan makna bacaan, dan tidak menghadirkan hati di hadapan Allah. Shalat hanya menjadi gerakan fisik tanpa ruh, sekadar menggugurkan kewajiban, bukan sebagai ibadah yang menghubungkan hamba dengan Rabbnya.
Mereka inilah yang diancam dengan *al-wail* (kecelakaan dan kebinasaan) karena meremehkan ibadah paling agung setelah syahadat. Shalat adalah tiang agama dan amalan pertama yang akan dihisab pada hari kiamat. Barangsiapa memperbaikinya, maka baiklah seluruh amalnya; dan barangsiapa merusaknya, maka rusaklah seluruh amalnya.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini adalah peringatan yang sangat tegas bagi kita semua. Betapa banyak di antara kita yang shalat, tetapi hatinya melayang ke mana-mana—pikiran tentang dagang, pekerjaan, atau urusan dunia lainnya. Betapa banyak yang mengakhirkan shalat hingga mepet waktu, bahkan ada yang meninggalkannya sama sekali. Padahal shalat adalah pembeda antara iman dan kekufuran, dan ia adalah wasiat terakhir Rasulullah ﷺ kepada umatnya.
Mari kita muhasabah diri: apakah shalat kita sudah menjadi penenang hati, sebagaimana shalat menjadi penyejuk mata Rasulullah ﷺ? Apakah kita berdiri di hadapan Allah dengan khusyuk, seakan-akan kita melihat-Nya, atau setidaknya merasa bahwa Allah melihat kita? Jika belum, mari perbaiki dari sekarang. Jangan biarkan kita termasuk golongan yang disebut dalam ayat ini, yang shalatnya tidak menyelamatkan mereka dari azab.
Perbaiki shalat kita—tepatkan waktunya, sempurnakan rukun dan syaratnya, hadirkan hati, dan renungkan makna setiap bacaan. Sungguh, shalat yang baik akan mencegah kita dari perbuatan keji dan mungkar, dan ia akan menjadi cahaya bagi kita di dunia, di alam kubur, dan pada hari kiamat kelak. Jangan sampai kita menyesal di akhirat nanti, ketika shalat yang kita kerjakan tidak diterima karena kelalaian kita. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang menjaga shalat dengan sebaik-baiknya. Aamiin.
📜 Ayat 3-7 — Al-Ma'un
Terjemah — Al-Ma'un 5
Surat Ayat 5/7 — Al-Ma'un الماعون (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ma'un Dengarkan, Al-Ma'un Terjemah, Al-Ma'un mp3, Al-Ma'un pdf. Ayat 3–7. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








