Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- دَأَبًا (da'aban): dengan bersungguh-sungguh dan terus-menerus.
- فَذَرُوهُ (fadzarūhu): maka tinggalkanlah ia (jangan ditumbuk/dibersihkan).
- فِي سُنبُلِهِ (fī sunbulihi): pada tangkai-tangkainya (bulir gandum).
- إِلَّا قَلِيلًا (illā qalīlan): kecuali sedikit saja.
Tafsir Ayat:
Nabi Yusuf 'alaihissalam kemudian menjelaskan takwil mimpi raja tersebut dengan bahasa yang sangat jelas dan penuh hikmah. Beliau berkata: "Kalian akan bercocok tanam selama tujuh tahun berturut-turut dengan bersungguh-sungguh dan penuh kesungguhan hati. Maka apa pun yang kalian panen pada setiap tahunnya, tinggalkanlah ia pada tangkainya dan jangan langsung dibersihkan atau digiling, karena hal itu lebih mampu menjaga biji-bijian tersebut dari kerusakan dan serangan hama. Simpanlah ia dalam keadaan masih berada di dalam bulirnya agar lebih awet dan tahan lama. Namun, kalian boleh mengambil sedikit darinya sekadar untuk kebutuhan makan kalian sehari-hari."
Ayat ini mengandung pelajaran berharga tentang pentingnya perencanaan masa depan dan pengelolaan sumber daya secara bijak. Allah mengajarkan melalui lisan Nabi-Nya bahwa seorang mukmin hendaknya mempersiapkan diri menghadapi masa-masa sulit di waktu kelapangan. Ini adalah bentuk tadbir (manajemen) yang diajarkan oleh seorang nabi yang diilhami oleh Allah, dan menjadi bukti bahwa Islam sangat memperhatikan kesejahteraan umatnya serta mengajarkan sikap tidak boros dan tidak pula kikir.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah bagaimana seorang nabi yang mulia memberikan solusi yang sangat praktis dan bermanfaat bagi masyarakatnya. Ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang sempurna, mengatur urusan dunia dan akhirat secara seimbang. Allah mencintai hamba-Nya yang cerdas dalam mengelola rezeki dan tidak lalai terhadap masa depan. Mari kita teladani sikap Nabi Yusuf ini dalam kehidupan kita sehari-hari—dengan bekerja keras, bersungguh-sungguh, dan mempersiapkan masa depan dengan baik, sambil tetap bertawakal kepada Allah. Sesungguhnya di balik setiap kesulitan pasti ada kemudahan, dan di balik setiap musim paceklik pasti ada musim panen bagi mereka yang bersabar dan berikhtiar. Semoga Allah memberkahi usaha kita dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang pandai bersyukur.
📜 Ayat 45-49 — Yusuf
Terjemah — Yusuf 47
Surat Yusuf Ayat 47 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Yusuf berkata: "Supaya kamu bertanam tujuh tahun (lamanya) sebagaimana biasa;…Surat Ayat 47/111 — Yusuf يوسف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yusuf Dengarkan, Yusuf Terjemah, Yusuf mp3, Yusuf pdf. Ayat 45–49. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








