Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- إِلَّا أَن يَشَاءَ اللَّهُ : kecuali jika Allah menghendaki, yaitu dengan mengucapkan "Insya Allah" (jika Allah menghendaki).
- وَاذْكُر رَّبَّكَ : ingatlah kepada Tuhanmu, baik dengan lisan maupun hati.
- إِذَا نَسِيتَ : ketika kamu lupa, yaitu lupa mengucapkan pengecualian tersebut.
- رَشَدًا : petunjuk, kebenaran, dan jalan yang lurus.
Tafsir Ayat:
Wahai manusia, janganlah sekali-kali engkau berkata tentang sesuatu yang engkau rencanakan untuk dilakukan esok hari dengan keyakinan penuh tanpa mengaitkannya dengan kehendak Allah. Ucapkanlah: "Insya Allah" (jika Allah menghendaki), karena segala sesuatu di alam semesta ini terjadi atas izin dan kehendak-Nya. Tidak ada satu pun urusan yang dapat terwujud tanpa kehendak Allah, baik yang kecil maupun yang besar.
Apabila engkau lupa mengucapkan "Insya Allah" pada saat berjanji atau berencana, maka segeralah mengingat Allah dan ucapkanlah kalimat tersebut ketika ingatanmu kembali. Sesungguhnya mengingat Allah itu dapat menghilangkan kelupaan dan mendatangkan pertolongan-Nya. Janganlah engkau merasa malu atau berat untuk mengucapkannya, karena itu adalah tanda ketundukan dan kepasrahan seorang hamba kepada Rabb-nya.
Kemudian, apabila engkau menyadari telah berbuat salah atau lupa dalam suatu urusan, maka berharaplah kepada Allah dengan penuh optimisme. Katakanlah: "Mudah-mudahan Tuhanku memberiku petunjuk kepada jalan yang lebih dekat dan lebih benar daripada apa yang telah aku lakukan ini." Ini adalah pelajaran berharga bagi setiap mukmin agar senantiasa rendah hati, tidak sombong dengan rencananya sendiri, dan selalu menggantungkan segala urusan kepada Allah.
Ayat ini juga mengajarkan kita adab yang mulia dalam berinteraksi dengan sesama. Ketika seseorang berjanji atau berencana, hendaknya ia tidak bersikap mutlak dan pasti, karena manusia tidak mengetahui apa yang akan terjadi esok hari. Hanya Allah yang mengetahui perkara gaib. Oleh karena itu, mengucapkan "Insya Allah" bukan sekadar formalitas, melainkan pengakuan bahwa segala sesuatu berada di tangan Allah.
Saudaraku, betapa indahnya ajaran Islam ini! Ia mengajarkan kita untuk selalu dekat dengan Allah dalam setiap keadaan, baik ketika ingat maupun ketika lupa. Ketika lupa, kita diperintahkan untuk segera mengingat-Nya. Ketika berencana, kita diperintahkan untuk berserah diri kepada-Nya. Dan ketika berbuat salah, kita diperintahkan untuk berharap ampunan dan petunjuk-Nya. Inilah jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.
Maka, marilah kita biasakan lisan kita mengucapkan "Insya Allah" dalam setiap rencana dan janji. Jadikanlah kalimat ini sebagai syiar keimanan kita. Dan apabila kita lupa, janganlah berputus asa, tetapi segeralah beristighfar dan mengingat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, dan Dia akan memberikan petunjuk kepada hamba-Nya yang bersungguh-sungguh mencari kebenaran.
📜 Ayat 22-26 — Al-Kahf
Terjemah — Al-Kahf 24
Surat Al-Kahf Ayat 24 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : kecuali (dengan menyebut): "Insya Allah". Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika…Surat Ayat 24/110 — Al-Kahf الكهف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Kahf Dengarkan, Al-Kahf Terjemah, Al-Kahf mp3, Al-Kahf pdf. Ayat 22–26. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








