Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Zalaltum (زَلَلْتُمْ): Berasal dari kata *zall* yang berarti tergelincir atau menyimpang dari jalan yang benar. Dalam konteks ini, maknanya adalah condong atau berpaling dari kebenaran setelah sebelumnya berada di atasnya.
- Al-Bayyināt (الْبَيِّنَاتُ): Dalil-dalil yang jelas, bukti-bukti yang nyata, dan hujah-hujah yang terang, yaitu ayat-ayat Al-Qur'an, sunnah Rasulullah ﷺ, serta mukjizat yang menunjukkan kebenaran Islam.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum mukminin, jika kalian tergelincir dan menyimpang dari jalan kebenaran—setelah datang kepada kalian bukti-bukti yang sangat jelas dan tidak samar lagi, berupa ayat-ayat Al-Qur'an yang menunjukkan kebenaran Islam, serta penjelasan dari Rasulullah ﷺ yang menerangkan petunjuk—maka ketahuilah dengan sepenuh keyakinan bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Kemahaperkasaan-Nya berarti tidak ada sesuatu pun yang dapat melemahkan-Nya, dan tidak ada yang luput dari kekuasaan-Nya. Dia mampu untuk menghukum siapa saja yang menyimpang dari jalan-Nya, dan tidak ada yang dapat menghalangi kehendak-Nya. Adapun kebijaksanaan-Nya berarti Dia tidak menghukum kecuali dengan keadilan yang sempurna, dan segala perintah serta larangan-Nya selalu mengandung hikmah yang agung. Dia menempatkan segala sesuatu pada tempatnya yang sesuai, dan tidak ada satu pun perbuatan-Nya yang sia-sia.
Oleh karena itu, setelah mengetahui sifat-sifat Allah yang agung ini, hendaknya kalian takut kepada-Nya, mengagungkan perintah-Nya, dan menjauhi segala larangan-Nya. Janganlah kalian bermain-main dengan agama Allah, karena Allah Maha Melihat segala perbuatan kalian dan Maha Mengetahui segala yang tersembunyi di dalam hati.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku seiman, ayat ini adalah panggilan kasih sayang dari Allah kepada kita semua. Allah tidak langsung menjatuhkan hukuman ketika kita tergelincir, tetapi Dia mengingatkan kita dengan penuh kelembutan agar kita segera kembali ke jalan yang benar. Ini menunjukkan betapa besar rahmat Allah kepada hamba-hamba-Nya.
Namun, jangan pernah meremehkan dosa atau merasa aman dari siksa Allah. Setiap kali kita menerima petunjuk, itu adalah nikmat yang sangat besar. Maka, jagalah nikmat itu dengan ketaatan dan istiqamah. Jika suatu saat kita tergelincir, segeralah bertaubat dan kembali kepada Allah, karena pintu taubat selalu terbuka hingga matahari terbit dari barat.
Ingatlah bahwa Allah Maha Perkasa—tidak ada yang bisa melindungi kita dari siksa-Nya jika Dia menghendaki—tetapi Dia juga Maha Bijaksana—Dia tidak akan menghukum kita kecuali dengan keadilan yang sempurna. Maka, berbahagialah orang yang menjadikan Al-Qur'an dan sunnah sebagai pedoman hidupnya, karena keduanya adalah cahaya yang menerangi jalan menuju surga. Jadilah hamba yang bersyukur atas petunjuk yang telah diberikan, dan jangan biarkan syaitan menyeret kita keluar dari nikmat iman yang sangat berharga ini.
📜 Ayat 207-211 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 209
Surat Al-Baqarah Ayat 209 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Tetapi jika kamu menyimpang (dari jalan Allah) sesudah datang kepadamu…Surat Ayat 209/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 207–211. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








