Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Fī Sabīlillāh: di jalan Allah, yaitu segala bentuk ketaatan dan amal yang mendekatkan diri kepada-Nya, terlebih lagi jihad dan perjuangan di jalan-Nya.
- Sanābil (jamak dari *sunbulah*): tangkai atau bulir tanaman yang berisi butiran-butiran biji.
- Wāsi': Maha Luas, artinya karunia dan kebajikan Allah sangat luas tanpa batas.
- 'Alīm: Maha Mengetahui, artinya Allah mengetahui niat dan keikhlasan setiap hamba-Nya.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum Muslimin yang beriman, dengarkanlah kabar gembira yang Allah sampaikan dalam ayat yang mulia ini! Allah Ta'ala memberikan perumpamaan yang sangat indah dan menggugah hati bagi orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah. Perumpamaan ini bukan sekadar kiasan, melainkan gambaran nyata tentang betapa besar dan berlipat gandanya balasan yang telah Allah siapkan bagi para dermawan yang ikhlas.
Bayangkanlah sebuah biji-bijian yang ditanam di tanah yang subur. Dari satu biji yang kecil itu, Allah menumbuhkan tujuh tangkai, dan pada setiap tangkainya terdapat seratus butir biji. Maka totalnya menjadi tujuh ratus butir dari satu biji yang ditanam! Subhanallah, betapa luar biasanya pertumbuhan itu. Demikianlah perumpamaan infak di jalan Allah. Satu kebaikan yang kita lakukan dengan ikhlas akan dibalas oleh Allah dengan tujuh ratus kali lipat, bahkan lebih dari itu.
Allah Ta'ala berfirman bahwa Dia melipatgandakan pahala bagi siapa yang Dia kehendaki. Ini menunjukkan bahwa karunia Allah tidak terbatas pada hitungan matematis semata. Bagi hamba-hamba-Nya yang memiliki keikhlasan yang mendalam, keyakinan yang kuat, dan pengorbanan yang tulus, Allah akan melipatgandakan pahala mereka tanpa batas, melebihi apa yang pernah terbayangkan oleh akal manusia.
Perhatikanlah sifat-sifat Allah yang disebutkan di akhir ayat ini: *Wāsi'* (Maha Luas) dan *'Alīm* (Maha Mengetahui). Allah Maha Luas karunia-Nya, tidak ada kekurangan sedikit pun dalam perbendaharaan-Nya. Setiap rupiah yang kita keluarkan di jalan-Nya, Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik. Dan Allah Maha Mengetahui setiap niat yang tersembunyi di dalam hati kita. Tidak ada satu pun amal yang luput dari pengetahuan-Nya, sekecil apa pun amal tersebut.
Oleh karena itu, wahai saudaraku seiman, janganlah pernah ragu untuk berinfak dan bersedekah di jalan Allah. Janganlah takut miskin karena berinfak, sebab Allah telah menjamin rezeki bagi hamba-hamba-Nya yang dermawan. Justru dengan berinfak, harta kita akan semakin berkah dan bertambah. Ingatlah bahwa harta yang kita keluarkan di jalan Allah tidak akan pernah hilang, melainkan akan menjadi simpanan abadi di sisi Allah yang kelak akan kita petik hasilnya di akhirat dengan berlipat ganda.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai penyemangat dalam beramal dan berinfak. Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan hamba-hamba-Nya yang dermawan dan ikhlas, serta menerima setiap amal kebaikan kita dengan balasan yang berlipat ganda. Aamiin.
📜 Ayat 259-263 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 261
Surat Al-Baqarah Ayat 261 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di…Surat Ayat 261/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 259–263. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








