Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Azwājan (أَزْوَاجًا): artinya jenis-jenis atau kelompok-kelompok.
- Zahrat al-Ḥayāh ad-Dunyā (زَهْرَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا): keindahan dan kemewahan hidup dunia yang menawan hati, seperti bunga yang indah namun akan layu.
- Li Naftinahum (لِنَفْتِنَهُمْ): agar Kami menguji mereka dengannya; artinya kenikmatan itu menjadi ujian dan cobaan bagi mereka.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, janganlah sekali-kali engkau mengarahkan pandangan matamu dengan penuh keinginan dan kekaguman terhadap kemewahan dunia yang telah Kami berikan kepada kelompok-kelompok orang kafir dan orang-orang yang mendustakan kebenaran. Sesungguhnya apa yang mereka miliki itu hanyalah bunga kehidupan dunia yang indah dipandang, tetapi akan layu dan musnah. Kami berikan semua itu kepada mereka bukan sebagai kemuliaan, melainkan sebagai ujian dan cobaan, agar mereka tenggelam dalam kesenangan sesaat dan lupa akan akhirat. Maka janganlah engkau iri atau tertarik kepada mereka.
Ketahuilah wahai Nabi, bahwa apa yang ada di sisi Allah berupa pahala, surga, dan kenikmatan abadi yang dijanjikan kepadamu adalah jauh lebih baik daripada semua perhiasan dunia yang mereka nikmati. Rezeki dari Tuhanmu itu juga lebih kekal, karena tidak akan pernah putus dan tidak akan pernah habis. Sedangkan kenikmatan dunia itu pasti berakhir dan sirna seiring berakhirnya kehidupan.
Wahai kaum Muslimin, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga: janganlah kita silau dengan gemerlapnya dunia yang dimiliki oleh orang-orang yang tidak beriman. Harta, tahta, dan keindahan dunia yang mereka banggakan hanyalah ujian sementara. Sebagai orang beriman, kita memiliki tujuan yang jauh lebih mulia dan abadi. Kita tidak perlu iri kepada mereka, karena kita memiliki janji Allah yang pasti ditepati. Bersabarlah, tetaplah istiqamah di jalan kebaikan, dan yakinlah bahwa akhirat adalah kampung yang kekal bagi orang-orang bertakwa. Dunia ini hanyalah persinggahan, sedangkan surga adalah tempat kembali yang penuh kenikmatan tiada tara. Maka jadikanlah akhirat sebagai orientasi utama hidup kita, dan jangan biarkan dunia melalaikan kita dari menggapai ridha Allah.
📜 Ayat 129-133 — Taha
Terjemah — Taha 131
Surat Taha Ayat 131 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu kepada apa yang telah…Surat Ayat 131/135 — Taha طه (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Taha Dengarkan, Taha Terjemah, Taha mp3, Taha pdf. Ayat 129–133. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








