Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Ānā`il-lail: Jamak dari *iny* yang berarti jam atau waktu-waktu di malam hari.
- Aṭrāf an-nahār: Ujung-ujung siang, yaitu bagian awal dan akhir siang.
- Tarḍā: Kamu merasa puas dan ridha.
Tafsir:
Wahai Nabi Muhammad, bersabarlah dengan hati yang lapang terhadap segala ucapan kaum musyrik yang mencelamu, menghinamu, dan mendustakan risalahmu. Jangan biarkan ucapan-ucapan mereka yang penuh kebatilan itu menyusahkan hatimu atau membuatmu bersedih, karena Allah selalu bersamamu dan akan membela dirimu.
Sebagai penenang hati dan pelipur jiwa, Allah memerintahkanmu untuk memperbanyak tasbih dan shalat. Bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu dengan mengerjakan shalat Subuh sebelum matahari terbit, dan shalat Ashar sebelum matahari terbenam. Serta bertasbihlah pada waktu-waktu malam dengan mengerjakan shalat Maghrib dan Isya, dan pada ujung-ujung siang dengan mengerjakan shalat Zhuhur. Semua ibadah ini akan menjadi cahaya bagimu, penghibur jiwamu, dan sebab datangnya ketenangan di dadamu.
Allah menyebutkan shalat-shalat ini sebagai bentuk tasbih dan pujian kepada-Nya, karena di dalam shalat terkandung pengagungan, pemujaan, dan sanjungan kepada Allah Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi. Dengan istiqamah mengerjakan shalat-shalat ini pada waktunya, hatimu akan menjadi tenang, jiwamu menjadi damai, dan kamu akan memperoleh pahala yang besar di sisi Allah.
Allah berfirman di akhir ayat ini: *"Agar kamu merasa ridha"* — yaitu agar kamu memperoleh pahala dan kemuliaan yang begitu besar di sisi Allah, sehingga kamu pun merasa puas dan ridha dengan apa yang diberikan kepadamu. Ini adalah janji Allah kepada hamba-Nya yang bersabar dan istiqamah dalam ibadah: akan diberikan kenikmatan yang melimpah, baik di dunia berupa ketenangan hati, maupun di akhirat berupa surga yang penuh kenikmatan.
Wahai saudaraku, ayat ini mengajarkan kita sebuah resep indah dalam menghadapi ujian dan celaan manusia. Ketika hatimu terluka oleh perkataan orang lain, ketika jiwamu gelisah oleh cobaan hidup, maka kembalilah kepada shalat dan tasbih. Sesungguhnya di dalam shalat terdapat obat bagi segala kegelisahan, dan di dalam dzikir terdapat penawar bagi segala kesedihan. Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang bersabar dan terus beribadah kepada-Nya. Maka jadikanlah shalat sebagai pelipur hatimu, dan jadikanlah kesabaran sebagai perisaimu, niscaya engkau akan meraih keridhaan Allah yang tiada tara.
📜 Ayat 128-132 — Taha
Terjemah — Taha 130
Surat Taha Ayat 130 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka sabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah…Surat Ayat 130/135 — Taha طه (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Taha Dengarkan, Taha Terjemah, Taha mp3, Taha pdf. Ayat 128–132. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








