Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Hārūn: Nabi Harun 'alaihissalam, saudara kandung Nabi Musa 'alaihissalam.
- Akhi: Saudaraku (saudara kandung seayah dan seibu).
Tafsir:
Dalam ayat yang mulia ini, Nabi Musa 'alaihissalam bermunajat kepada Rabbnya dengan penuh kerendahan dan harapan. Beliau memohon agar Allah Subhanahu wa Ta'ala melapangkan dadanya, memudahkan urusannya, dan melancarkan lisannya agar perkataannya dapat dipahami oleh kaumnya. Kemudian beliau memanjatkan doa yang sangat indah: "Dan jadikanlah untukku seorang penolong dari keluargaku, yaitu Hārūn saudaraku."
Permohonan Nabi Musa ini menunjukkan betapa mulianya persaudaraan dalam Islam. Beliau tidak meminta kekayaan atau kekuasaan, melainkan meminta agar saudaranya sendiri, Hārūn, dijadikan sebagai pendamping dalam menyampaikan risalah kenabian. Ini mengajarkan kepada kita bahwa dalam berjuang menegakkan kebenaran, kita membutuhkan saudara yang saling menguatkan, saling membantu, dan saling mendoakan.
Nabi Musa 'alaihissalam memilih saudaranya Hārūn karena beliau mengetahui kelebihan dan kejujuran saudaranya itu. Ini menjadi pelajaran berharga bagi kita: persaudaraan yang hakiki adalah yang saling menguatkan dalam kebaikan dan ketakwaan, bukan sekadar hubungan darah semata. Bahkan dalam Al-Qur'an, Allah memuji Nabi Musa karena doa ini dan mengabulkannya dengan menjadikan Hārūn sebagai nabi yang mendampinginya.
Kisah ini juga mengajarkan kita tentang adab berdoa. Nabi Musa tidak langsung meminta hal-hal yang besar, tetapi beliau memulai dengan memohon kelapangan dada, kemudahan urusan, dan kelancaran lisan—karena ketiganya adalah kunci keberhasilan dakwah. Kemudian beliau meminta pendamping yang saleh. Ini menunjukkan bahwa keberhasilan suatu perjuangan sangat bergantung pada kesiapan diri dan dukungan orang-orang terdekat yang saleh.
Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita meneladani Nabi Musa dalam memohon kepada Allah. Mintalah kepada Allah agar dikaruniakan teman, sahabat, atau pasangan yang saleh yang dapat saling mengingatkan dalam kebaikan. Karena dengan adanya saudara yang saleh, urusan kita akan terasa ringan, hati kita akan terasa tenang, dan perjalanan kita menuju ridha Allah akan semakin mudah.
Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang selalu bersyukur, saling mencintai karena Allah, dan dikumpulkan bersama para nabi dan orang-orang saleh di surga-Nya yang kekal. Aamiin ya Rabbal 'alamin.
📜 Ayat 28-32 — Taha
Terjemah — Taha 30
Surat Taha Ayat 30 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : (yaitu) Harun, saudaraku,Surat Ayat 30/135 — Taha طه (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Taha Dengarkan, Taha Terjemah, Taha mp3, Taha pdf. Ayat 28–32. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








