Terjemah — Tafsir
Makna Kata-kata Penting:
- A'imah (أَئِمَّةً): jamak dari imam, yaitu pemimpin yang diikuti dan dijadikan teladan.
- Yahdun (يَهْدُونَ): memberi petunjuk dan membimbing.
- Iqam ash-shalah (إِقَامَ الصَّلَاةِ): melaksanakan shalat dengan sempurna, menjaga waktu, rukun, dan syaratnya.
- Iita' az-zakah (إِيتَاءِ الزَّكَاةِ): menunaikan dan memberikan zakat kepada yang berhak.
- Abidin (عَابِدِينَ): orang-orang yang tunduk, taat, dan beribadah hanya kepada Allah.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebutkan anugerah besar yang diberikan kepada para nabi-Nya—Ibrahim, Ishaq, dan Ya'qub—yaitu menjadikan mereka sebagai imam-imam atau pemimpin yang diikuti oleh umat manusia. Mereka bukan sekadar pemimpin duniawi, melainkan pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Allah, mengajak manusia menuju jalan kebenaran, dan membimbing mereka untuk beribadah hanya kepada Allah semata.
Allah juga mewahyukan kepada mereka untuk senantiasa mengerjakan kebaikan dalam segala bentuknya, baik berupa ibadah mahdhah maupun muamalah. Di antara kebaikan yang paling utama yang ditekankan dalam ayat ini adalah:
- Mendirikan shalat dengan sempurna—menjaga waktunya, khusyuk di dalamnya, dan memenuhi segala syarat serta rukunnya.
- Menunaikan zakat sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap sesama, membersihkan harta, dan membantu mereka yang membutuhkan.
Dan mereka semua adalah hamba-hamba yang benar-benar beribadah kepada Allah dengan penuh ketundukan dan kepatuhan. Mereka tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, dan seluruh hidup mereka dipersembahkan hanya untuk-Nya.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Sungguh indah dan agung kedudukan para nabi yang dijadikan Allah sebagai teladan bagi umat manusia. Mereka tidak hanya diberi ilmu, tetapi juga diberi kekuatan untuk mengamalkan dan menyampaikan kebaikan kepada orang lain. Ini mengajarkan kita bahwa seorang mukmin sejati bukan hanya memperbaiki dirinya sendiri, tetapi juga berusaha menjadi teladan yang membawa kebaikan bagi orang-orang di sekitarnya.
Ayat ini juga mengingatkan kita tentang dua pilar penting dalam kehidupan seorang Muslim: shalat yang menghubungkan hamba dengan Rabb-nya, dan zakat yang menghubungkan hamba dengan sesamanya. Keduanya adalah bukti nyata keimanan dan ketakwaan. Maka, mari kita jadikan shalat sebagai penyejuk hati dan zakat sebagai pembersih harta, sehingga kita termasuk dalam golongan hamba-hamba Allah yang ikhlas dan taat, sebagaimana para nabi yang mulia.
Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang senantiasa beribadah dengan ikhlas, menjadi teladan kebaikan bagi keluarga dan masyarakat, serta diberi kekuatan untuk menegakkan shalat dan menunaikan zakat. Aamiin.
📜 Ayat 71-75 — Al-Anbiya
Terjemah — Al-Anbiya 73
Surat Al-Anbiya Ayat 73 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Kami telah menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk…Surat Ayat 73/112 — Al-Anbiya الأنبياء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Anbiya Dengarkan, Al-Anbiya Terjemah, Al-Anbiya mp3, Al-Anbiya pdf. Ayat 71–75. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








