Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Manāfi'u (مَنَافِعُ): manfaat-manfaat, seperti susu, bulu, kulit, dan tenaga untuk berkendara.
- Ilā ajalim musammā (إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى): sampai waktu yang telah ditentukan, yaitu ketika hewan tersebut ditetapkan sebagai hadyu (hewan kurban) dan sampai waktu penyembelihannya.
- Maḥilluhā (مَحِلُّهَا): tempat atau waktu dihalalkannya penyembelihan hewan tersebut.
- Al-Baitil 'Atīq (الْبَيْتِ الْعَتِيقِ): Baitullah (Ka'bah) yang dimuliakan dan dibebaskan dari penguasaan orang-orang zalim; yang dimaksud di sini adalah seluruh tanah haram (Makkah).
Tafsir:
Wahai kaum mukminin, Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan kabar gembira kepada kalian tentang hewan-hewan hadyu (hewan kurban yang dibawa ke tanah suci). Sebelum hewan-hewan itu kalian tetapkan dan ikrarkan sebagai hadyu, kalian boleh mengambil berbagai manfaat darinya. Kalian boleh memerah susunya, memanfaatkan bulu dan kulitnya, menungganginya untuk perjalanan, dan mengambil manfaat lain yang tidak membahayakan hewan tersebut. Ini adalah kasih sayang Allah yang begitu luas—Dia tidak menyulitkan hamba-Nya, bahkan memberikan kelonggaran agar mereka dapat memanfaatkan hewan-hewan tersebut hingga tiba waktunya.
Namun, ketika kalian telah meniatkan dan menetapkan hewan tersebut sebagai hadyu untuk mendekatkan diri kepada Allah, maka kalian tidak lagi boleh mengambil manfaat darinya secara bebas, kecuali menungganginya jika sangat diperlukan tanpa menyebabkan kerusakan pada hewan tersebut. Ini semua berlangsung hingga waktu yang telah ditentukan, yaitu ketika tiba musim haji dan waktu penyembelihan.
Kemudian, tempat penyembelihan hewan hadyu tersebut adalah di sekitar Baitullah yang mulia—yakni di seluruh kawasan tanah haram (Makkah). Di sanalah kalian menyembelihnya dengan penuh keikhlasan, mengharap rida Allah, dan meneladani sunnah Nabi Ibrahim 'alaihis salam.
Sungguh, dalam syariat ini terdapat kemudahan dan keberkahan yang luar biasa. Allah tidak pernah mempersulit hamba-Nya, tetapi justru membuka pintu-pintu kebaikan dan pahala yang berlipat ganda. Marilah kita renungkan betapa agungnya ajaran Islam yang mengajarkan keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan duniawi dan pengabdian kepada Allah. Dengan memahami hikmah ini, hati kita semakin dekat kepada-Nya, dan kita pun semakin bersemangat untuk menunaikan ibadah haji dan kurban dengan penuh cinta dan keikhlasan. Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bertakwa.
📜 Ayat 31-35 — Al-Hajj
Terjemah — Al-Hajj 33
Surat Ayat 33/78 — Al-Hajj الحج (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hajj Dengarkan, Al-Hajj Terjemah, Al-Hajj mp3, Al-Hajj pdf. Ayat 31–35. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








