Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Bithânah: Teman dekat, orang kepercayaan, atau orang yang diajak berunding dan dipercaya untuk mengetahui rahasia-rahasia.
- Lâ ya'lûnakum khabâlâ: Mereka tidak akan pernah berhenti atau merasa lelah untuk merusak dan menghancurkan keadaan kalian.
- Waddû mâ 'anittum: Mereka sangat menginginkan dan berharap agar kalian tertimpa kesulitan, kesusahan, dan penderitaan.
- Badat al-baghdhâ': Telah tampak dan terlihat jelas kebencian.
- Afsâhihim: Dari mulut-mulut mereka, yaitu berupa perkataan-perkataan yang keluar.
Tafsir:
Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengikuti Rasul-Nya! Janganlah kalian menjadikan orang-orang di luar agama kalian—baik dari kalangan kafir maupun munafik—sebagai teman dekat dan orang kepercayaan yang kalian ajak berunding serta kalian ceritakan rahasia-rahasia urusan kalian. Sesungguhnya mereka itu tidak akan pernah berhenti berusaha merusak keadaan kalian dan menghancurkan urusan kalian. Mereka sangat berharap dan menginginkan agar kalian tertimpa kesulitan, kesusahan, dan hal-hal yang memberatkan kalian.
Kebencian mereka terhadap kalian telah tampak jelas dari perkataan-perkataan yang keluar dari mulut mereka, berupa celaan, hinaan, dan upaya menjatuhkan kalian. Namun, apa yang mereka sembunyikan di dalam hati berupa permusuhan dan kebencian yang mendalam jauh lebih besar dan lebih dahsyat daripada apa yang tampak di lisan mereka.
Allah telah menjelaskan kepada kalian tanda-tanda dan bukti-bukti yang jelas tentang bahaya mereka, agar kalian waspada dan tidak tertipu oleh penampilan lahiriah mereka. Semua ini hendaknya kalian renungkan dan ambil pelajaran, jika kalian benar-benar orang-orang yang berakal dan memahami kemaslahatan diri kalian di dunia maupun di akhirat.
Pesan Dakwah:
Wahai saudaraku seiman! Ayat yang mulia ini adalah peringatan yang sangat berharga dari Allah Yang Maha Mengetahui isi hati. Betapa banyak di sekitar kita orang-orang yang menampakkan persahabatan, namun diam-diam menyimpan kebencian dan menginginkan kehancuran kita. Islam mengajarkan kita untuk cerdas dan waspada, bukan mudah tertipu oleh senyuman manis atau kata-kata halus yang lahir dari lisan yang tidak tulus.
Jadikanlah orang-orang beriman sebagai teman setia dan orang kepercayaan kalian, karena mereka adalah saudara seiman yang akan menjaga rahasia kalian dan menginginkan kebaikan untuk kalian. Allah tidak melarang kita berbuat baik kepada semua manusia, namun Dia melarang kita menjadikan orang-orang yang memusuhi agama kita sebagai orang kepercayaan yang mengetahui rahasia-rahasia kita. Ini adalah bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya, agar mereka selamat dari tipu daya musuh-musuh Islam.
Marilah kita renungkan: betapa sayangnya Allah kepada kita, hingga Dia menunjukkan jalan keselamatan dengan begitu jelas. Sungguh beruntung orang-orang yang mau berfikir dan mengambil pelajaran dari ayat-ayat Allah, karena mereka akan hidup dengan tenang, aman, dan terjaga dari segala macam keburukan.
📜 Ayat 116-120 — Ali Imran
Terjemah — Ali Imran 118
Surat Ali Imran Ayat 118 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu…Surat Ayat 118/200 — Ali Imran آل عمران (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ali Imran Dengarkan, Ali Imran Terjemah, Ali Imran mp3, Ali Imran pdf. Ayat 116–120. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








