Masalu maa yunfiqoona fee haazihil hayaatid dunyaa kamasali reehin feehaa sirrun as aabat harsa qawmin zalamooo anfusahum fa ahlakath; wa maa zalamahumul laahu wa laakin anfusahum yazlimoon
📖 Terjemah (Arti Bahasa Indonesia)
📖 Arti Bahasa Indonesia
Perumpamaan harta yang mereka nafkahkan di dalam kehidupan dunia ini, adalah seperti perumpamaan angin yang mengandung hawa yang sangat dingin, yang menimpa tanaman kaum yang menganiaya diri sendiri, lalu angin itu merusaknya. Allah tidak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.
🌐 Additional reference in Melayu
🌐 Melayu
Bandingan apa yang mereka belanjakan dalam kehidupan dunia ini (sekalipun untuk amal-amal yang baik), samalah seperti angin yang membawa udara yang amat sejuk, yang menimpa tanaman kaum yang menganiaya diri mereka sendiri, lalu membinasakannya; dan (ingatlah), Allah tidak menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri sendiri.
Ḥarts: tanaman atau ladang yang ditanam untuk diambil hasilnya.
Tafsir:
Perumpamaan belanja yang dilakukan oleh orang-orang kafir di dalam kehidupan dunia ini—baik berupa harta, sedekah, atau kebaikan yang mereka harapkan pahalanya—sama seperti angin yang mengandung hawa dingin yang sangat membekukan. Angin itu menimpa ladang milik suatu kaum yang menzalimi diri mereka sendiri dengan kekufuran dan kemaksiatan, lalu angin itu membinasakan ladang tersebut sehingga tidak tersisa sedikit pun hasilnya, padahal mereka sebelumnya sangat mengharapkan kebaikan dari ladang itu. Demikianlah amal-amal orang kafir: mereka berharap mendapat pahala dan kebaikan di akhirat, tetapi kekufuran mereka menghapus semua itu, sebagaimana angin dingin itu menghancurkan ladang yang diharapkan hasilnya. Allah tidak menzalimi mereka sedikit pun dengan menghapus amal-amal mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri dengan kekufuran dan pendustaan terhadap para rasul.
Pesan Dakwah:
Wahai saudaraku, renungkanlah betapa agungnya kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya. Dia tidak pernah menzalimi siapa pun, bahkan Dia membuka pintu taubat bagi siapa saja yang ingin kembali kepada-Nya. Jangan sampai kita menjadi seperti orang-orang yang amalnya sia-sia di dunia karena kekufuran, padahal seandainya mereka beriman dan beramal saleh, niscaya Allah akan menerima amal mereka dan melipatgandakan pahalanya. Marilah kita jadikan setiap infak dan amal kita di dunia ini dengan keikhlasan dan keimanan, agar tidak hilang sia-sia seperti ladang yang dihancurkan angin dingin. Sungguh, Allah Maha Pemurah lagi Maha Penerima taubat, dan Dia tidak akan menyia-nyiakan amal orang-orang yang berbuat baik.
Perumpamaan harta yang mereka nafkahkan di dalam kehidupan dunia ini, adalah seperti perumpamaan angin yang mengandung hawa yang sangat dingin, yang menimpa tanaman kaum yang menganiaya diri sendiri, lalu angin itu merusaknya. Allah tidak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.
Dan apa saja kebajikan yang mereka kerjakan, maka sekali-kali mereka tidak dihalangi (menenerima pahala)nya; dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang bertakwa.
Sesungguhnya orang-orang yang kafir baik harta mereka maupun anak-anak mereka, sekali-kali tidak dapat menolak azab Allah dari mereka sedikitpun. Dan mereka adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.
Perumpamaan harta yang mereka nafkahkan di dalam kehidupan dunia ini, adalah seperti perumpamaan angin yang mengandung hawa yang sangat dingin, yang menimpa tanaman kaum yang menganiaya diri sendiri, lalu angin itu merusaknya. Allah tidak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.
Beginilah kamu, kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukai kamu, dan kamu beriman kepada kitab-kitab semuanya. Apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata "Kami beriman", dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari antaran marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah (kepada mereka): "Matilah kamu karena kemarahanmu itu". Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi hati.
Surat Ali Imran Ayat 117 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Perumpamaan harta yang mereka nafkahkan di dalam kehidupan dunia ini,…
Surat Ayat 117/200 — Ali Imran آل عمران (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ali Imran Dengarkan, Ali Imran Terjemah, Ali Imran mp3, Ali Imran pdf. Ayat 115–119. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Situs SurahQuran didirikan sebagai upaya sederhana untuk melayani Kitab Suci dan Sunnah yang mulia, serta berdakwah kepada Allah dan memudahkan ilmu syariat sesuai manhaj Al-Quran dan Sunnah. Kami memuji dan bersyukur kepada Allah atas karunia-Nya, dan memohon agar Dia menerima amal kami dan menjadikannya ikhlas karena wajah-Nya yang mulia.