Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- تَابُوا : Kembali dari kemunafikan dan dosa dengan menyesali perbuatan buruk yang telah dilakukan.
- وَأَصْلَحُوا : Memperbaiki amal perbuatan yang dahulu rusak, baik lahir maupun batin.
- وَاعْتَصَمُوا بِاللَّهِ : Berpegang teguh dengan agama Allah dan bertawakal kepada-Nya.
- وَأَخْلَصُوا دِينَهُمْ لِلَّهِ : Memurnikan ibadah dan ketaatan hanya untuk Allah semata, tanpa riya atau pamer.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini adalah kabar gembira yang agung dari Allah Subhanahu wa Ta'ala bagi hamba-hamba-Nya yang pernah terjerumus dalam kemunafikan atau perbuatan dosa, kemudian mereka kembali kepada Allah dengan taubat yang sungguh-sungguh. Allah membuka pintu ampunan seluas-luasnya bagi siapa saja yang mau kembali, karena rahmat Allah melampaui murka-Nya.
Syarat taubat yang diterima itu ada empat perkara yang disebutkan dalam ayat ini:
Pertama, *taubat* yang jujur dari kemunafikan dan segala dosa, dengan menyesali perbuatan masa lalu dan bertekad kuat untuk tidak mengulanginya.
Kedua, *memperbaiki* segala kerusakan yang pernah dilakukan, baik dalam hubungan dengan Allah maupun dengan sesama manusia. Perbaikan ini mencakup amal lahir dan keadaan batin.
Ketiga, *berpegang teguh kepada Allah* dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, serta bertawakal sepenuhnya kepada-Nya dalam segala urusan.
Keempat, *memurnikan agama* hanya untuk Allah, yaitu menjadikan seluruh ibadah dan ketaatan semata-mata karena mengharap ridha Allah, bukan karena ingin dilihat manusia atau mencari pujian.
Barangsiapa yang memenuhi keempat syarat ini, maka Allah menjanjikan kedudukan yang mulia: mereka akan bersama orang-orang mukmin sejati di dunia dan di akhirat. Mereka akan mendapatkan perlindungan, pertolongan, dan persaudaraan iman. Dan kelak di akhirat, Allah akan memberikan kepada seluruh orang mukmin pahala yang sangat besar dan tidak terhingga nilainya, yaitu surga yang penuh kenikmatan abadi.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa pintu taubat tidak pernah tertutup selama nyawa masih di badan. Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah, sebesar apa pun dosa yang pernah dilakukan. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Islam adalah agama yang indah dan penuh harapan. Ia tidak pernah menjauhkan orang yang berdosa, tetapi justru memanggil mereka untuk kembali. Setiap kali kita tersandung dalam kesalahan, Allah menunggu kita dengan kasih sayang-Nya. Maka bersegeralah bertaubat, perbaikilah diri, peganglah agama Allah dengan erat, dan ikhlaskanlah segala amal hanya untuk-Nya. Dengan begitu, kita akan merasakan manisnya iman dan mendapatkan kedudukan mulia di sisi Allah, bersama para kekasih-Nya di surga yang kekal.
📜 Ayat 144-148 — An-Nisa
Terjemah — An-Nisa 146
Surat An-Nisa Ayat 146 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Kecuali orang-orang yang taubat dan mengadakan perbaikan dan berpegang teguh…Surat Ayat 146/176 — An-Nisa النساء (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nisa Dengarkan, An-Nisa Terjemah, An-Nisa mp3, An-Nisa pdf. Ayat 144–148. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








