Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- يَبْحَثُ : menggali tanah dengan kakinya dan mematuk-matuknya.
- سَوْءَةَ : aurat atau jasad saudaranya yang terbujur (mayat).
- يُوَارِي : menutupi atau menguburkan.
- يَا وَيْلَتَا : ungkapan penyesalan dan kepiluan yang mendalam.
Tafsir Ayat:
Setelah Qabil membunuh saudaranya Habil, ia kebingungan dan tidak tahu apa yang harus dilakukan terhadap jasad saudaranya itu. Ia pun membiarkannya tergeletak begitu saja. Maka Allah Subhanahu wa Ta'ala mengutus seekor burung gagak yang menggali tanah di hadapan Qabil, lalu menguburkan seekor burung gagak lain yang telah mati. Hal ini dilakukan Allah untuk memperlihatkan kepada Qabil bagaimana cara menguburkan jenazah saudaranya.
Melihat hal itu, Qabil pun tersentak dan berkata dengan penuh penyesalan: "Aduh celaka aku! Apakah aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini, sehingga aku dapat menguburkan jasad saudaraku?" Lalu ia pun menguburkan saudaranya itu. Namun setelah itu, ia menjadi orang yang sangat menyesal atas perbuatannya—bukan hanya karena dosa membunuh, tetapi juga karena kebodohannya yang tidak tahu cara mengurus jenazah saudaranya sendiri.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, kisah ini mengandung pelajaran yang sangat dalam bagi kita. Betapa besarnya kasih sayang Allah kepada hamba-Nya, bahkan kepada seorang pembunuh sekalipun. Allah tidak membiarkan Qabil dalam kebingungan, melainkan mengajarinya melalui seekor burung gagak. Ini menunjukkan bahwa Allah selalu memberikan jalan keluar bagi hamba-Nya yang mau belajar dan bertobat.
Namun, betapa tragisnya ketika manusia yang diciptakan Allah dengan akal dan keutamaan yang tinggi, justru kalah cerdas dari seekor burung. Qabil tidak berpikir untuk menguburkan saudaranya, padahal ia memiliki akal yang sempurna. Ini mengajarkan kita agar senantiasa menggunakan akal dan hati nurani dalam setiap tindakan, serta tidak dikuasai oleh hawa nafsu dan amarah yang dapat menjerumuskan kita ke dalam kehancuran.
Kisah ini juga mengingatkan kita tentang betapa kejamnya dosa membunuh. Seorang mukmin adalah saudara bagi mukmin lainnya, dan darah serta kehormatannya adalah suci. Maka jauhilah perselisihan yang dapat membawa kepada kebencian dan permusuhan, karena setan senantiasa berusaha memecah belah persaudaraan kita.
Semoga Allah melindungi kita dari sifat dengki dan iri hati yang menjadi pangkal kejahatan pertama di muka bumi ini, dan semoga kita senantiasa diberi taufik untuk menjaga persaudaraan dan kasih sayang sesama muslim. Aamiin.
📜 Ayat 29-33 — Al-Maidah
Terjemah — Al-Maidah 31
Surat Al-Maidah Ayat 31 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Kemudian Allah menyuruh seekor burung gagak menggali-gali di bumi untuk…Surat Ayat 31/120 — Al-Maidah المائدة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Maidah Dengarkan, Al-Maidah Terjemah, Al-Maidah mp3, Al-Maidah pdf. Ayat 29–33. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








