Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- آلاء: Nikmat-nikmat yang banyak dan agung.
- تُكَذِّبَانِ: Kalian berdua mendustakan (jin dan manusia).
Tafsir:
Wahai jin dan manusia, nikmat Tuhan kalian yang mana lagi yang kalian dustakan? Allah Subhanahu wa Ta'ala mengulang-ulang ayat ini dalam surah Ar-Rahman sebagai teguran yang sangat dalam dan peringatan yang penuh makna. Setiap kali Allah menyebutkan satu nikmat dari sekian banyak nikmat-Nya, Dia bertanya kepada kita: "Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?"
Nikmat yang dimaksud di sini sangatlah banyak. Di antaranya adalah Allah yang menciptakan kapal-kapal yang berlayar di lautan dengan bahan-bahan yang Dia sediakan, serta mengajarkan manusia cara membuat dan menggunakannya. Bayangkanlah, wahai saudaraku! Dari sebatang pohon dan besi yang ada di bumi, Allah ilhamkan kepada manusia cara membuat kapal yang mampu mengarungi samudra luas, membawa manusia dan barang dagangan dari satu negeri ke negeri lain. Ini semua adalah rahmat dan kemudahan dari Allah yang tiada tandingannya.
Renungkanlah, betapa banyak nikmat yang kita rasakan setiap detik dalam hidup ini! Udara yang kita hirup, air yang kita minum, makanan yang kita santap, kesehatan yang kita miliki, keamanan yang kita rasakan, dan masih banyak lagi yang tak terhitung jumlahnya. Allah tidak pernah meminta balasan atas semua nikmat itu, kecuali agar kita bersyukur dan taat kepada-Nya.
Maka, wahai saudaraku dari kalangan manusia dan jin, marilah kita renungkan dengan hati yang jujur: nikmat Tuhan kita yang manakah yang masih kita dustakan? Apakah kita masih mengingkari kebesaran Allah padahal kita melihat bukti-bukti kekuasaan-Nya di mana-mana? Apakah kita masih enggan bersyukur padahal nikmat-Nya mengalir tanpa henti?
Ayat ini adalah panggilan kasih sayang dari Allah kepada seluruh makhluk-Nya. Allah tidak bosan-bosannya mengingatkan kita, tidak jemu-jemunya menyebutkan nikmat-nikmat-Nya satu per satu, agar hati kita luluh dan kembali bersyukur. Sungguh, Allah Maha Pengasih yang tidak pernah memutuskan rahmat-Nya, meskipun kita sering lalai dalam mensyukuri nikmat-Nya.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai renungan harian kita. Setiap kali kita melihat kapal berlayar, setiap kali kita menaiki kendaraan, setiap kali kita menikmati rezeki, ucapkanlah dengan penuh kesadaran: "Ya Rabbana, nikmat-Mu yang mana yang akan kami dustakan? Tidak ada satu pun, ya Allah, kecuali kami bersyukur dan memuji-Mu." Semoga dengan demikian, kita termasuk hamba-hamba-Nya yang pandai bersyukur dan tidak termasuk golongan yang mengingkari nikmat-Nya.
📜 Ayat 23-27 — Ar-Rahman
Terjemah — Ar-Rahman 25
Surat Ar-Rahman Ayat 25 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?Surat Ayat 25/78 — Ar-Rahman الرحمن (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ar-Rahman Dengarkan, Ar-Rahman Terjemah, Ar-Rahman mp3, Ar-Rahman pdf. Ayat 23–27. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








