Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- بِلِقَاءِ اللَّهِ: pertemuan dengan Allah, yaitu hari kebangkitan dan perhitungan amal.
- بَغْتَةً: secara tiba-tiba, tanpa diduga sebelumnya.
- يَا حَسْرَتَنَا: ungkapan penyesalan yang sangat mendalam; "alangkah besarnya penyesalan kami!"
- فَرَّطْنَا: kami lalai, kami tinggalkan, atau kami sia-siakan.
- أَوْزَارَهُمْ: dosa-dosa dan beban-beban berat mereka.
- يَزِرُونَ: mereka memikul/membawa beban.
Tafsir Ayat:
Sungguh, orang-orang yang mendustakan pertemuan dengan Allah—yakni mengingkari hari kebangkitan dan perhitungan amal—telah mengalami kerugian yang nyata dan sangat besar. Mereka terus-menerus berada dalam pengingkaran itu, hingga ketika hari kiamat datang menimpa mereka secara tiba-tiba, tanpa ada peringatan sebelumnya, barulah mereka tersentak dan menyesali diri. Pada saat itu mereka berteriak dengan penuh penyesalan yang amat dalam, "Alangkah besar penyesalan kami atas segala kelalaian yang telah kami lakukan selama hidup di dunia! Kami sia-siakan kesempatan untuk beriman dan beramal saleh, dan kini kami menanggung akibatnya."
Namun penyesalan itu sama sekali tidak berguna, karena mereka saat itu sedang memikul dosa-dosa berat mereka di atas punggung-punggung mereka, sebagai gambaran betapa beratnya beban kemaksiatan yang mereka tanggung. Alangkah buruknya beban yang mereka pikul itu! Sungguh, itulah seburuk-buruk bawaan yang akan menghantarkan mereka ke dalam azab yang pedih.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini adalah peringatan yang sangat tegas bagi kita semua agar tidak termasuk golongan orang-orang yang merugi. Betapa banyak di antara kita yang lalai dan menunda-nunda amal kebaikan, merasa masih punya waktu panjang, padahal kematian dan hari kiamat bisa datang kapan saja tanpa kita duga. Jangan biarkan penyesalan datang terlambat, saat pintu taubat sudah tertutup dan amal tidak lagi diterima.
Marilah kita jadikan hidup ini sebagai ladang amal. Perbanyak istighfar, perbaiki shalat, tunaikan zakat, berbuat baik kepada sesama, dan bersungguh-sungguhlah dalam menuntut ilmu agama. Ingatlah bahwa setiap dosa yang kita lakukan adalah beban yang akan kita pikul kelak. Maka ringankanlah bebanmu dengan taubat yang tulus dan amal saleh yang berkelanjutan. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, pintu taubat masih terbuka selama nyawa belum sampai di tenggorokan. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini, karena hari esok bukanlah jaminan bagi kita.
📜 Ayat 29-33 — Al-An'am
Terjemah — Al-An'am 31
Surat Al-An'am Ayat 31 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sungguh telah rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan Tuhan;…Surat Ayat 31/165 — Al-An'am الأنعام (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-An'am Dengarkan, Al-An'am Terjemah, Al-An'am mp3, Al-An'am pdf. Ayat 29–33. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








