Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Amānātihim: segala sesuatu yang dipercayakan kepada mereka, baik berupa harta, rahasia, titipan, maupun hak-hak Allah dan hak-hak sesama manusia.
- ʿAhdihim: janji atau perjanjian yang telah mereka ikrarkan, baik kepada Allah maupun kepada sesama manusia.
- Rāʿūn: orang-orang yang menjaga, memelihara, dan menunaikan dengan sebaik-baiknya.
Tafsir:
Setelah Allah menyebutkan sifat-sifat orang-orang yang menjaga kesucian diri, Allah melanjutkan dengan menyebutkan sifat mulia lainnya, yaitu mereka yang senantiasa memelihara amanat dan menepati janji. Mereka adalah hamba-hamba pilihan yang tidak pernah mengkhianati kepercayaan yang diberikan kepada mereka. Baik amanat itu berupa harta benda, rahasia, jabatan, ilmu, maupun hak-hak Allah seperti ibadah dan ketaatan—semuanya mereka tunaikan dengan penuh tanggung jawab. Demikian pula dengan janji dan perjanjian, baik janji kepada Allah untuk beribadah dan taat, maupun janji kepada sesama manusia dalam muamalah sehari-hari. Mereka tidak pernah memutuskan tali perjanjian atau mengingkari apa yang telah mereka ucapkan.
Sifat ini merupakan cerminan keimanan yang sejati. Seorang mukmin yang hakiki adalah orang yang bisa dipercaya, karena Rasulullah ﷺ bersabda: *"Tidak sempurna iman seseorang yang tidak amanah, dan tidak sempurna agama seseorang yang tidak menepati janji."* Maka, menjaga amanat dan menepati janji adalah bukti nyata ketakwaan seorang hamba kepada Rabb-nya.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita renungkan bersama—betapa mulianya akhlak yang diajarkan oleh Al-Qur'an ini. Islam tidak hanya mengajarkan kita untuk beribadah secara ritual, tetapi juga membentuk pribadi yang bertanggung jawab dan dapat dipercaya. Di zaman yang penuh dengan pengkhianatan dan ingkar janji ini, menjadi pribadi yang amanah adalah cahaya yang menerangi kegelapan. Mulailah dari hal-hal kecil: jangan mengkhianati kepercayaan orang lain, sekecil apa pun itu. Tepati janji-janji kita, karena setiap janji akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah. Dengan menjaga amanat dan menepati janji, kita bukan hanya memuliakan diri kita di mata manusia, tetapi juga meraih kedudukan mulia di sisi Allah dan kelak ditempatkan di surga-Nya yang penuh kenikmatan. Sungguh, inilah jalan menuju kebahagiaan hakiki yang tiada tara.
📜 Ayat 30-34 — Al-Ma'arij
Terjemah — Al-Ma'arij 32
Surat Al-Ma'arij Ayat 32 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.Surat Ayat 32/44 — Al-Ma'arij المعارج (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ma'arij Dengarkan, Al-Ma'arij Terjemah, Al-Ma'arij mp3, Al-Ma'arij pdf. Ayat 30–34. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








