Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- بِشَهَادَاتِهِمْ (dengan persaksian-persaksian mereka): bentuk jamak dari *syahādah*, mencakup semua jenis persaksian, baik dalam perkara hak-hak Allah maupun hak-hak sesama manusia.
- قَائِمُونَ (mereka berdiri tegak): maksudnya menunaikan dan menegakkan persaksian tersebut dengan benar, tidak mengabaikan atau menyembunyikannya.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebutkan salah satu sifat mulia yang dimiliki oleh hamba-hamba-Nya yang beriman dan akan dimuliakan di surga, yaitu: mereka adalah orang-orang yang menegakkan persaksian mereka. Mereka tidak pernah menyembunyikan kesaksian yang mereka ketahui, tidak mengubah-ubah isinya, dan tidak pula memutarbalikkan fakta demi kepentingan pribadi, keluarga, atau golongan.
Mereka bersaksi dengan jujur dan adil, baik terhadap orang yang mereka cintai maupun orang yang mereka benci. Persaksian mereka murni karena Allah, tidak ternodai oleh rasa takut, harapan duniawi, atau tekanan lingkungan. Jika mereka diminta menjadi saksi dalam suatu perkara, mereka berdiri tegak menyampaikan kebenaran sebagaimana adanya, tanpa mengurangi atau menambah.
Sifat ini merupakan buah dari keimanan yang kokoh dan rasa takut yang mendalam kepada Allah. Mereka sadar bahwa menyembunyikan kesaksian adalah kezaliman yang disebutkan dalam Al-Qur'an, dan bahwa Allah Maha Melihat segala sesuatu. Oleh karena itu, mereka menjaga amanah persaksian ini sebagaimana mereka menjaga amanah-amanah lainnya.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, betapa indahnya sifat ini! Seorang mukmin sejati adalah pribadi yang dapat dipercaya ucapannya, teguh dalam kebenaran, dan tidak gentar menghadapi siapa pun demi menegakkan keadilan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering diuji dalam hal persaksian—mungkin saat menjadi saksi dalam suatu transaksi, musyawarah keluarga, atau bahkan dalam perkara hukum. Di saat itulah keimanan kita diuji: apakah kita berani berkata benar meskipun pahit, atau kita memilih diam dan membiarkan kezaliman berlangsung?
Ingatlah bahwa Allah menjanjikan kemuliaan di surga bagi mereka yang menegakkan kebenaran. Setiap langkah kecil kita untuk berlaku jujur dan adil adalah investasi besar di akhirat. Mari kita biasakan diri untuk selalu berkata benar, bersaksi dengan jujur, dan tidak takut pada celaan siapa pun dalam menegakkan kebenaran. Karena sesungguhnya, kejujuran adalah jalan menuju kebaikan, dan kebaikan adalah jalan menuju surga. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang teguh menegakkan persaksian dengan benar, dan mempertemukan kita dengan mereka di taman-taman surga yang penuh kenikmatan. Aamiin.
📜 Ayat 31-35 — Al-Ma'arij
Terjemah — Al-Ma'arij 33
Surat Al-Ma'arij Ayat 33 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan orang-orang yang memberikan kesaksiannya.Surat Ayat 33/44 — Al-Ma'arij المعارج (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ma'arij Dengarkan, Al-Ma'arij Terjemah, Al-Ma'arij mp3, Al-Ma'arij pdf. Ayat 31–35. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








