Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- وَاللَّيْلِ: demi malam.
- إِذْ أَدْبَرَ: ketika ia pergi dan berlalu (yaitu waktu malam mulai meninggalkan dan menyingsingnya fajar).
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala bersumpah dengan malam ketika ia pergi dan berlalu, yakni saat malam mulai beranjak pergi meninggalkan tempatnya dan datangnya cahaya pagi. Sumpah ini menunjukkan kebesaran dan keagungan Allah dalam mengatur pergantian waktu, serta menjadi bukti nyata atas kekuasaan-Nya yang tiada tandingan.
Dalam ayat ini, Allah bersumpah dengan malam yang sedang berlalu untuk menegaskan kebenaran apa yang diberitakan-Nya, sekaligus membantah sikap kaum musyrik yang mendustakan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Mereka menganggap mustahil adanya hari kebangkitan dan pembalasan, padahal Allah yang mampu membalikkan malam menjadi siang dan siang menjadi malam, tentu Maha Kuasa pula untuk menghidupkan kembali manusia setelah kematian mereka.
Perhatikanlah saudaraku, bagaimana Allah menjadikan malam dan siang silih berganti sebagai tanda kebesaran-Nya. Ketika malam pergi dan fajar menyingsing, itu adalah bukti bahwa Allah senantiasa menghidupkan sesuatu setelah ia "mati". Maka renungkanlah, wahai jiwa yang lalai! Jika Allah mampu mengeluarkan cahaya dari kegelapan malam, maka Dia pun mampu mengeluarkan manusia dari kuburnya untuk dihisab dan dibalas atas segala amal perbuatannya.
Ayat ini juga mengajak kita untuk merenungkan nikmat pergantian waktu. Setiap malam yang berlalu membawa kita semakin dekat kepada ajal, dan setiap fajar yang terbit adalah pengingat bahwa kehidupan terus berjalan menuju hari perhitungan. Maka janganlah kita termasuk orang-orang yang lalai, yang hanya menikmati pergantian waktu tanpa mengambil pelajaran darinya.
Marilah kita jadikan malam dan siang sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Di malam hari kita beribadah dan bermunajat, di siang hari kita beraktivitas mencari rezeki yang halal. Sungguh, orang-orang yang memahami hakikat waktu akan menjadikannya sebagai bekal menuju akhirat, bukan sekadar kesempatan untuk bersenang-senang dan melalaikan kewajiban.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang pandai merenungi tanda-tanda kebesaran-Nya, dan menjadikan setiap detik kehidupan kita bernilai ibadah di sisi-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 31-35 — Al-Muddassir
Terjemah — Al-Muddassir 33
Surat Al-Muddassir Ayat 33 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dan malam ketika telah berlalu,Surat Ayat 33/56 — Al-Muddassir المدثر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Muddassir Dengarkan, Al-Muddassir Terjemah, Al-Muddassir mp3, Al-Muddassir pdf. Ayat 31–35. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








