Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- الْمُعَذِّرُونَ (al-mu'adzdzirun): Orang-orang yang datang dengan dalih/alasan (uzur) padahal sebenarnya mereka tidak memiliki uzur yang sah. Mereka hanya berpura-pura memiliki halangan.
- الْأَعْرَابِ (al-a'rab): Orang-orang Arab pedalaman (badui) yang tinggal di sekitar Madinah.
- وَقَعَدَ (waqa'ada): Mereka duduk (tidak ikut berperang) tanpa datang meminta izin.
- كَذَبُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ (kadzabullaha wa rasulahu): Mereka berdusta kepada Allah dan Rasul-Nya dalam pengakuan iman mereka.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini menggambarkan dua kelompok manusia yang berbeda sikapnya ketika Rasulullah ﷺ mengajak mereka untuk berjihad di jalan Allah pada Perang Tabuk.
Kelompok pertama: Mereka adalah segolongan orang-orang Arab badui yang tinggal di sekitar Madinah. Mereka datang menghadap Rasulullah ﷺ dengan membawa berbagai macam alasan dan dalih yang dibuat-buat. Mereka meminta izin kepada beliau untuk tidak ikut serta dalam peperangan, dengan berpura-pura memiliki uzur seperti kelemahan fisik, kesibukan keluarga, atau alasan-alasan lain yang sebenarnya tidak benar. Mereka datang dengan "wajah uzur" padahal hati mereka kosong dari kejujuran. Mereka bukanlah orang-orang yang benar-benar memiliki halangan syar'i, melainkan hanya mencari-cari alasan untuk lari dari kewajiban jihad.
Kelompok kedua: Mereka adalah orang-orang munafik yang lebih buruk keadaannya. Mereka tidak datang sama sekali, tidak meminta izin, dan tidak pula memberikan alasan apa pun. Mereka hanya duduk diam di rumah-rumah mereka dengan sikap acuh tak acuh dan sombong. Mereka telah berdusta kepada Allah dan Rasul-Nya dalam pengakuan iman mereka, karena lisan mereka mengaku beriman tetapi perbuatan mereka membuktikan sebaliknya. Mereka tidak memiliki rasa takut kepada Allah dan tidak menghormati perintah Rasul-Nya.
Kemudian Allah ﷻ memberikan ancaman yang tegas: "Sungguh akan menimpa orang-orang yang kafir di antara mereka azab yang sangat pedih." Azab itu akan mereka rasakan di dunia berupa kekalahan, kehinaan, dan terbunuhnya sebagian mereka, serta di akhirat kelak mereka akan merasakan siksa neraka yang menyala-nyala. Ini adalah balasan yang setimpal bagi mereka yang berpaling dari perintah Allah dan Rasul-Nya.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku seiman, ayat ini mengajarkan kepada kita sebuah pelajaran yang sangat berharga tentang kejujuran dan keikhlasan dalam beriman. Allah ﷻ Maha Mengetahui segala isi hati, tidak ada satu pun yang tersembunyi dari-Nya. Ketika kita berusaha mencari-cari alasan untuk meninggalkan kewajiban, atau bahkan berdusta dalam pengakuan iman kita, maka Allah akan membalasnya dengan azab yang pedih.
Sebaliknya, betapa indahnya jika kita menjadi hamba yang jujur dan tulus. Ketika dipanggil untuk berbuat kebaikan, kita sambut dengan penuh semangat. Ketika diuji dengan kesulitan, kita hadapi dengan sabar dan tetap taat. Ingatlah bahwa surga itu mahal harganya, dan jalan menuju surga itu penuh dengan pengorbanan. Namun, Allah tidak akan pernah menyia-nyiakan amal hamba-Nya yang ikhlas.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai cermin bagi diri kita. Sudahkah kita menjadi pribadi yang jujur dalam iman dan amal? Sudahkah kita bersungguh-sungguh dalam menaati perintah Allah dan Rasul-Nya? Jangan sampai kita termasuk golongan yang mencari-cari alasan untuk lari dari kewajiban, atau bahkan berdusta dalam pengakuan iman kita. Semoga Allah ﷻ melindungi kita semua dari sifat munafik dan menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang jujur dan istiqamah di atas jalan-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 88-92 — At-Taubah
Terjemah — At-Taubah 90
Surat At-Taubah Ayat 90 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan datang (kepada Nabi) orang-orang yang mengemukakan 'uzur, yaitu orang-orang…Surat Ayat 90/129 — At-Taubah التوبة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Taubah Dengarkan, At-Taubah Terjemah, At-Taubah mp3, At-Taubah pdf. Ayat 88–92. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu







