Al-'Alaq · 11/19
Terjemah Transliterasi — Al-'Alaq
أَرَأَيْتَ إِن كَانَ عَلَى الْهُدَىٰ ۝١١
Ara-aita in kana `alal hudaa
📖 Arti Bahasa Indonesia
bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu berada di atas kebenaran,
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • Ar-ayta (أَرَأَيْتَ): Artinya "bagaimana pendapatmu?" atau "tahukah kamu?" — digunakan untuk mengajak berpikir dan merenung.
  • Al-hudā (الْهُدَىٰ): Petunjuk, kebenaran, dan jalan yang lurus.

Tafsir:

Wahai manusia yang sedang membaca ayat ini, renungkanlah! Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman kepada Nabi-Nya shallallahu 'alaihi wasallam: "Bagaimana pendapatmu, wahai Muhammad, jika orang yang engkau larang dan engkau cegah itu justru berada di atas petunjuk dan kebenaran?"

Ayat ini turun berkenaan dengan sikap Abu Jahal yang dengan sombong dan angkuhnya melarang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk melaksanakan shalat di dekat Ka'bah. Beliau adalah seorang hamba yang paling mulia di sisi Allah, seorang nabi yang membawa risalah kebenaran. Namun, Abu Jahal dengan kebodohan dan kesombongannya berani menghalang-halangi beliau dari beribadah kepada Rabbnya.

Allah mengajak kita untuk berpikir dengan pertanyaan yang sangat dalam: Apakah masuk akal seseorang melarang orang lain yang berada di atas petunjuk? Apakah pantas seorang yang tengah meniti jalan kebenaran dihalangi dan dicegah? Tentu ini adalah perbuatan yang sangat zalim dan bodoh. Seandainya orang yang dilarang itu berada di atas kesesatan, maka larangan itu mungkin bisa dipahami — meskipun tetap tidak dibenarkan. Tetapi bagaimana jika yang dilarang itu justru berada di atas petunjuk dan kebenaran yang nyata?

Renungkanlah saudaraku, betapa Allah membela hamba-Nya yang saleh dan membongkar kebatilan musuh-musuh-Nya. Ini adalah pelajaran berharga bagi kita: bahwa kebenaran tidak akan pernah bisa dihalangi oleh siapa pun. Meskipun seluruh manusia bersekongkol untuk menghalangi dakwah kebenaran, Allah senantiasa melindungi hamba-hamba-Nya yang berjuang di jalan-Nya.

Ayat ini juga mengajarkan kita tentang adab yang mulia: hendaknya kita tidak terburu-buru menghalangi atau mencela seseorang sebelum kita mengetahui keadaan sebenarnya. Bisa jadi orang yang kita cela itu berada di atas petunjuk, sementara kita sendiri yang berada dalam kesesatan. Na'udzu billah.

Saudaraku, marilah kita jadikan ayat ini sebagai penguat keyakinan bahwa Islam adalah agama yang benar dan petunjuk yang lurus. Tidak ada satu kekuatan pun di muka bumi ini yang mampu memadamkan cahaya Allah. Teruslah berpegang teguh pada kebenaran, meskipun banyak yang menghalangi. Karena Allah bersama orang-orang yang bertakwa dan berbuat kebaikan.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 9-13 — Al-'Alaq

9أَرَأَيْتَ الَّذِي يَنْهَىٰ
Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang,
10عَبْدًا إِذَا صَلَّىٰ
seorang hamba ketika mengerjakan shalat,
11أَرَأَيْتَ إِن كَانَ عَلَى الْهُدَىٰ
bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu berada di atas kebenaran,
12أَوْ أَمَرَ بِالتَّقْوَىٰ
atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?
13أَرَأَيْتَ إِن كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ
Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling?
Al-'AlaqIndeks Quran
19Ayat
MakkiyahRevelation
11Ayat

Terjemah — Al-'Alaq 11

Surat Al-'Alaq Ayat 11 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu berada di atas…

Surat Ayat 11/19 — Al-'Alaq العلق (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-'Alaq Dengarkan, Al-'Alaq Terjemah, Al-'Alaq mp3, Al-'Alaq pdf. Ayat 9–13. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu