Yunus · 108/109
Terjemah Transliterasi — Yunus
قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَكُمُ الْحَقُّ مِن رَّبِّكُمْ ۖ فَمَنِ اهْتَدَىٰ فَإِنَّمَا يَهْتَدِي لِنَفْسِهِ ۖ وَمَن ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا ۖ وَمَا أَنَا عَلَيْكُم بِوَكِيلٍ ۝١٠٨
Qul yaaa aiyuhan naasu qad jaaa`akumul haqqu mir Rabbikum famanih tadaa fa innamaa yahtadee linafsihee wa man dalla fa innamaa yadillu `alaihaa wa maaa ana `alaikum biwakeel
📖 Arti Bahasa Indonesia
Katakanlah: "Hai manusia, sesungguhnya teIah datang kepadamu kebenaran (Al Quran) dari Tuhanmu, sebab itu barangsiapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya (petunjuk itu) untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan barangsiapa yang sesat, maka sesungguhnya kesesatannya itu mencelakakan dirinya sendiri. Dan aku bukanlah seorang penjaga terhadap dirimu".

🎧 Dengarkan
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • Al-Haqq (الحق): Kebenaran yang pasti, yaitu Al-Qur'an dan agama Islam yang dibawa oleh Rasulullah ﷺ.
  • Ihtada (اهتدى): Memilih jalan petunjuk dengan iman dan amal saleh.
  • Dhalla (ضل): Menyimpang dari kebenaran menuju kesesatan dan kekufuran.
  • Wakil (وكيل): Pengawas yang mengurus dan menghisab amal perbuatan manusia.

Tafsir Ayat:

Wahai Nabi Muhammad, sampaikanlah kepada seluruh umat manusia dengan penuh kelembutan dan kejelasan: "Wahai sekalian manusia, sesungguhnya kebenaran yang hakiki telah datang kepada kalian dari Rabb kalian." Kebenaran itu adalah Al-Qur'an yang mulia dan risalah Islam yang dibawa oleh Rasulullah ﷺ sebagai petunjuk yang sempurna bagi kehidupan dunia dan akhirat. Tidak ada lagi alasan bagi siapa pun untuk berpaling setelah datangnya cahaya kebenaran ini.

Maka barangsiapa yang memilih jalan petunjuk dengan beriman dan mengamalkan ajarannya, sesungguhnya kebaikan dan buah dari petunjuk itu akan kembali kepada dirinya sendiri. Karena Allah Maha Kaya dan tidak membutuhkan ketaatan hamba-Nya sedikit pun. Sebaliknya, barangsiapa yang menyimpang dan memilih kesesatan, maka akibat buruk dari kesesatannya itu pun hanya akan menimpa dirinya sendiri. Allah tidak akan dirugikan oleh kemaksiatan hamba-Nya, dan tidak pula diuntungkan oleh ketaatan mereka.

Rasulullah ﷺ menegaskan: "Dan aku bukanlah pengawas yang bertugas menjaga amal perbuatan kalian atau memaksa kalian untuk beriman." Tugas beliau hanyalah menyampaikan risalah dengan sebaik-baiknya, adapun balasan dan perhitungan amal sepenuhnya berada di tangan Allah Subhanahu wa Ta'ala.


Renungan dan Pelajaran Berharga:

Ayat ini mengajarkan kita sebuah prinsip agung dalam Islam: bahwa setiap jiwa bertanggung jawab atas pilihannya sendiri. Islam datang dengan penuh kasih sayang, tidak ada paksaan dalam beragama, karena kebenaran telah jelas dan terang benderang. Inilah keindahan Islam — ia menyeru dengan hikmah dan kebijaksanaan, membuka pintu hati dengan dalil-dalil yang memuaskan akal dan menenteramkan jiwa.

Saudaraku, betapa sayangnya Allah kepada kita. Dia tidak membiarkan kita tersesat dalam kegelapan, melainkan mengutus para rasul dan menurunkan kitab suci sebagai lentera penerang jalan kehidupan. Maka janganlah kita sia-siakan anugerah terbesar ini. Sambutlah kebenaran dengan hati yang terbuka, niscaya engkau akan merasakan manisnya iman dan ketenangan yang tidak pernah engkau temukan di tempat lain.

Ingatlah bahwa setiap langkah kebaikan yang engkau lakukan adalah investasi untuk dirimu sendiri, dan setiap kesalahan yang engkau hindari adalah perlindungan bagi dirimu sendiri. Maka jadilah hamba yang bijak, yang memilih jalan yang mengantarkan kepada kebahagiaan abadi di sisi Allah Yang Maha Pengasih.



📜 Ayat 106-109 — Yunus

106وَلَا تَدْعُ مِن دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَنفَعُكَ وَلَا يَضُرُّكَ ۖ فَإِن فَعَلْتَ فَإِنَّكَ إِذًا مِّنَ الظَّالِمِينَ
Dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah; sebab jika kamu berbuat (yang demikian), itu, maka sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk orang-orang yang zalim".
107وَإِن يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا هُوَ ۖ وَإِن يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلَا رَادَّ لِفَضْلِهِ ۚ يُصِيبُ بِهِ مَن يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ ۚ وَهُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurnia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
108قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَكُمُ الْحَقُّ مِن رَّبِّكُمْ ۖ فَمَنِ اهْتَدَىٰ فَإِنَّمَا يَهْتَدِي لِنَفْسِهِ ۖ وَمَن ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا ۖ وَمَا أَنَا عَلَيْكُم بِوَكِيلٍ
Katakanlah: "Hai manusia, sesungguhnya teIah datang kepadamu kebenaran (Al Quran) dari Tuhanmu, sebab itu barangsiapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya (petunjuk itu) untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan barangsiapa yang sesat, maka sesungguhnya kesesatannya itu mencelakakan dirinya sendiri. Dan aku bukanlah seorang penjaga terhadap dirimu".
109وَاتَّبِعْ مَا يُوحَىٰ إِلَيْكَ وَاصْبِرْ حَتَّىٰ يَحْكُمَ اللَّهُ ۚ وَهُوَ خَيْرُ الْحَاكِمِينَ
Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu, dan bersabarlah hingga Allah memberi keputusan dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya.
YunusIndeks Quran
109Ayat
MakkiyahRevelation
108Ayat

Terjemah — Yunus 108

Surat Yunus Ayat 108 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Katakanlah: "Hai manusia, sesungguhnya teIah datang kepadamu kebenaran (Al Quran)…

Surat Ayat 108/109 — Yunus يونس (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yunus Dengarkan, Yunus Terjemah, Yunus mp3, Yunus pdf. Ayat 106–109. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu