Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- يَمْسَسْكَ : menyentuhmu atau menimpamu.
- بِضُرٍّ : dengan keburukan, kesulitan, atau bencana.
- كَاشِفَ : penghilang atau penyingkap.
- يُرِدْكَ : menghendaki bagimu.
- رَادَّ : penolak atau pencegah.
- فَضْلِهِ : kebaikan dan karunia-Nya.
Tafsir Ayat:
Wahai hamba Allah yang beriman, renungkanlah dengan penuh keyakinan ayat yang agung ini! Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman kepada Rasul-Nya ﷺ dan kepada kita semua: "Jika Allah menimpakan kepadamu suatu keburukan, kesulitan, atau bencana — baik berupa penyakit, kefakiran, atau musibah lainnya — maka tidak ada seorang pun di seluruh alam semesta ini yang mampu menghilangkannya, kecuali Allah semata. Tidak ada tabib yang bisa menyembuhkan, tidak ada harta yang bisa menebus, dan tidak ada kekuatan yang bisa menolak takdir-Nya. Namun, jika Allah menghendaki kebaikan bagimu — berupa kesehatan, kekayaan, kebahagiaan, atau keberkahan — maka tidak ada seorang pun yang dapat menghalangi atau menolak karunia-Nya itu. Tidak ada kekuatan apa pun di bumi maupun di langit yang bisa merintangi rahmat Allah.
Allah Ta'ala berfirman: "يُصِيبُ بِهِ مَن يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ" — Dia memberikan kebaikan dan keburukan kepada siapa saja yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, sesuai dengan hikmah dan keadilan-Nya yang sempurna. Tidak ada yang dapat memaksa-Nya, dan tidak ada yang dapat mempertanyakan keputusan-Nya. Semua itu adalah ujian bagi hamba-Nya: adakah mereka bersabar ketika ditimpa kesulitan, dan bersyukur ketika menerima kenikmatan?
Kemudian Allah menutup ayat ini dengan dua nama-Nya yang agung: الْغَفُورُ الرَّحِيمُ — Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dia mengampuni dosa-dosa hamba-Nya yang bertaubat, dan melimpahkan rahmat-Nya kepada orang-orang yang beriman dan taat kepada-Nya. Sungguh, di balik setiap ketentuan Allah terdapat kasih sayang yang tak terhingga, dan di balik setiap ujian terdapat hikmah yang mulia.
Pesan Dakwah:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah! Ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran yang sangat dalam: bahwa segala sesuatu di alam ini berada sepenuhnya di bawah kendali Allah. Maka, ketika engkau tertimpa musibah, janganlah berputus asa dan janganlah menggantungkan harapan kepada makhluk. Cukuplah Allah sebagai penolongmu. Dan ketika engkau menerima nikmat, janganlah sombong dan lupa diri, karena semua itu adalah karunia Allah yang bisa dicabut kapan saja.
Marilah kita senantiasa memperbanyak doa dan tawakal kepada Allah, karena Dialah satu-satunya yang memegang kunci segala sesuatu. Dengan keyakinan ini, hati kita akan menjadi tenang, jiwa kita menjadi damai, dan kita akan merasakan manisnya iman. Sungguh, tidak ada kebahagiaan sejati kecuali dengan mendekatkan diri kepada Allah, dan tidak ada ketenangan hakiki kecuali dengan berserah diri kepada-Nya. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang sabar dan bersyukur, serta mengampuni dosa-dosa kita dengan rahmat-Nya yang Maha Luas. Aamiin.
📜 Ayat 105-109 — Yunus
Terjemah — Yunus 107
Surat Yunus Ayat 107 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang…Surat Ayat 107/109 — Yunus يونس (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yunus Dengarkan, Yunus Terjemah, Yunus mp3, Yunus pdf. Ayat 105–109. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








