Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Mauśiqan (مَوْثِقًا): Perjanjian yang kuat dan kokoh, yaitu sumpah yang diikat dengan nama Allah.
- Lata'tunnani bihī (لَتَأْتُنَّنِي بِهِ): Sungguh kalian benar-benar akan membawanya kembali kepadaku.
- Illā an yuḥāṭa bikum (إِلَّا أَن يُحَاطَ بِكُمْ): Kecuali jika kalian benar-benar dikepung oleh musuh atau ditimpa musibah yang membuat kalian tidak mampu menyelamatkannya, seperti kematian atau kekalahan total.
Tafsir Ayat:
Ketika anak-anak Yakub datang kepada ayah mereka meminta izin untuk membawa Bunyamin (adik kandung Yusuf) pergi bersama mereka ke Mesir, Nabi Yakub 'alaihissalam menjawab dengan tegas: "Aku tidak akan pernah mengirimnya bersama kalian, sampai kalian memberikan kepadaku sebuah perjanjian yang kuat atas nama Allah, bahwa kalian benar-benar akan membawanya kembali kepadaku, kecuali jika kalian benar-benar dikalahkan dan tidak mampu berbuat apa-apa." Ini adalah bentuk kehati-hatian seorang ayah yang sangat menyayangi anaknya, karena sebelumnya ia telah kehilangan Yusuf dengan cara yang menyakitkan.
Nabi Yakub tidak ingin kehilangan anak kesayangannya lagi, maka ia meminta jaminan yang sangat kuat dari anak-anaknya. Beliau tidak cukup dengan janji biasa, tetapi meminta sumpah atas nama Allah yang Maha Agung. Ini menunjukkan betapa besar cinta seorang ayah kepada anaknya, dan betapa pentingnya menjaga amanah.
Setelah anak-anaknya memberikan perjanjian yang kukuh itu, Nabi Yakub 'alaihissalam berkata: "Allah adalah saksi atas apa yang kita ucapkan." Maksudnya, Allah Maha Menyaksikan dan Maha Menjaga perjanjian ini. Beliau menyerahkan segala urusan kepada Allah, karena hanya Allah-lah yang mampu menjaga dan memelihara segala sesuatu.
Hikmah dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita beberapa hal yang sangat berharga:
- Kehati-hatian dalam menjaga amanah — Seorang pemimpin atau ayah harus bijaksana dalam mengambil keputusan, terutama yang menyangkut keselamatan orang-orang yang berada di bawah tanggung jawabnya.
- Kekuatan perjanjian atas nama Allah — Dalam Islam, perjanjian dan sumpah atas nama Allah adalah sesuatu yang sangat agung dan harus ditepati. Ini menunjukkan bahwa seorang mukmin harus selalu menepati janjinya, karena Allah Maha Melihat dan Maha Mendengar.
- Tawakal kepada Allah — Setelah berusaha dan mengambil langkah hati-hati, Nabi Yakub menyerahkan hasilnya kepada Allah. Ini adalah pelajaran indah bagi kita: berusahalah dengan sungguh-sungguh, lalu bertawakallah kepada Allah dengan keyakinan penuh.
- Kasih sayang orang tua — Ayat ini juga menunjukkan betapa besar kasih sayang seorang ayah kepada anaknya. Nabi Yakub tidak ingin kehilangan anaknya lagi, dan ini adalah fitrah yang mulia dalam Islam. Orang tua adalah sosok yang paling peduli dan paling ingin melindungi anak-anaknya.
Semoga kita semua dapat mengambil pelajaran berharga dari kisah Nabi Yakub ini, dan semoga Allah senantiasa menjaga kita, melindungi keluarga kita, dan memudahkan segala urusan kita. Aamiin.
📜 Ayat 64-68 — Yusuf
Terjemah — Yusuf 66
Surat Yusuf Ayat 66 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Ya'qub berkata: "Aku sekali-kali tidak akan melepaskannya (pergi) bersama-sama kamu,…Surat Ayat 66/111 — Yusuf يوسف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yusuf Dengarkan, Yusuf Terjemah, Yusuf mp3, Yusuf pdf. Ayat 64–68. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








