Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- فُتِنُوا (futinuu): diuji, dicobai, dan disiksa dalam agama mereka oleh kaum musyrik.
- هَاجَرُوا (haajaruu): meninggalkan kampung halaman (Makkah) menuju Madinah demi menyelamatkan iman.
- جَاهَدُوا (jaahaduu): berperang dan bersungguh-sungguh di jalan Allah dengan harta dan jiwa.
- صَبَرُوا (shabaruu): tabah dan teguh hati dalam menghadapi segala cobaan dan kesulitan.
Tafsir:
Wahai Nabi Muhammad, sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya yang lemah dan tertindas di Makkah. Mereka adalah orang-orang yang telah disiksa dan dicobai oleh kaum musyrik, bahkan dipaksa untuk mengucapkan kalimat kekafiran agar selamat dari siksaan, padahal hati mereka tetap teguh beriman kepada Allah. Ketika Allah membukakan jalan keluar, mereka segera berhijrah ke Madinah demi menyelamatkan agama dan keyakinan mereka.
Setelah hijrah, mereka tidak berhenti berjuang. Mereka berjihad di jalan Allah dengan mengorbankan harta dan jiwa, serta bersabar menghadapi segala kepayahan dan cobaan yang menghadang. Mereka tidak pernah mengeluh, tidak pernah mundur, dan tidak pernah putus asa dari rahmat Allah.
Maka Allah menegaskan: sesungguhnya Rabbmu —setelah ujian berat yang mereka lalui, setelah penderitaan yang mereka rasakan, dan setelah mereka terpaksa mengucapkan kalimat kufur karena dipaksa— benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada mereka. Ampunan dan rahmat Allah meliputi mereka karena mereka tidak mengucapkan kekafiran itu dengan kerelaan hati, melainkan dalam keadaan terpaksa dan hati tetap dipenuhi keimanan.
Sentuhan Dakwah:
Sungguh indah kabar gembira dari ayat ini! Ini adalah pelajaran berharga bagi kita semua bahwa Allah tidak pernah membiarkan hamba-Nya yang berjuang dan bersabar. Ketika kita diuji dengan cobaan yang berat, ketika kita dipaksa melakukan hal-hal yang bertentangan dengan iman, atau ketika kita merasa lemah dan tak berdaya, ingatlah bahwa pintu ampunan dan rahmat Allah selalu terbuka lebar.
Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah, betapa pun besarnya dosa dan kesalahan kita. Selama kita mau berhijrah —meninggalkan segala yang buruk menuju kebaikan—, selama kita mau berjihad melawan hawa nafsu dan berjuang di jalan Allah, dan selama kita mau bersabar dalam menghadapi ujian, maka Allah pasti akan menyambut kita dengan ampunan dan kasih sayang-Nya yang tiada batas.
Ayat ini juga mengajarkan kita bahwa setiap kesulitan pasti ada jalan keluarnya. Orang-orang yang tertindas di Makkah tidak tinggal diam; mereka berhijrah, berjuang, dan bersabar. Maka jadilah pribadi yang tidak pernah menyerah pada keadaan, tetapi selalu mencari jalan keluar dengan pertolongan Allah, lalu berjuang dan bersabar. Karena sesungguhnya akhir dari kesabaran dan perjuangan adalah ampunan, rahmat, dan kemenangan dari Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
📜 Ayat 108-112 — An-Nahl
Terjemah — An-Nahl 110
Surat An-Nahl Ayat 110 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan sesungguhnya Tuhanmu (pelindung) bagi orang-orang yang berhijrah sesudah menderita…Surat Ayat 110/128 — An-Nahl النحل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nahl Dengarkan, An-Nahl Terjemah, An-Nahl mp3, An-Nahl pdf. Ayat 108–112. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








