Al-Isra · 46/111
Terjemah Transliterasi — Al-Isra
وَجَعَلۡنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمۡ أَكِنَّةً أَن يَفۡقَهُوهُ وَفِيٓ ءَاذَانِهِمۡ وَقۡرًاۚ وَإِذَا ذَكَرۡتَ رَبَّكَ فِي ٱلۡقُرۡءَانِ وَحۡدَهُۥ وَلَّوۡاْ عَلَىٰٓ أَدۡبَٰرِهِمۡ نُفُورًا  ۝٤٦
Wa ja`alnaa `alaa quloo bihim akinnatan any yafqahoohu wa feee aazaanihim waqraa; wa izaa zakarta Rabbaka fil Quraani wahdahoo wallaw `alaaa adbaarihim nufooraa
📖 Arti Bahasa Indonesia
dan Kami adakan tutupan di atas hati mereka dan sumbatan di telinga mereka, agar mereka tidak dapat memahaminya. Dan apabila kamu menyebut Tuhanmu saja dalam Al Quran, niscaya mereka berpaling ke belakang karena bencinya,
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • أَكِنَّةً (Akinah): Penutup-penutup yang menutupi hati, sehingga tidak dapat menerima kebenaran.
  • يَفْقَهُوهُ (Yafqahūhu): Memahaminya dengan pemahaman yang mendalam.
  • وَقْرًا (Waqrā): Berat atau tuli, yaitu sumbatan yang menghalangi pendengaran.
  • وَلَّوْا عَلَىٰ أَدْبَارِهِمْ (Wallau 'alā adbārihim): Berpaling ke belakang, yaitu lari menjauh.
  • نُفُورًا (Nufūrā): Lari dengan perasaan benci dan tidak suka.

Tafsir Ayat:

Allah Subhanahu wa Ta'ala memberitakan tentang keadaan orang-orang musyrik yang menentang dakwah Nabi Muhammad ﷺ. Allah menjadikan pada hati mereka penutup-penutup yang menghalangi mereka untuk memahami Al-Qur'an, dan menjadikan pada telinga mereka sumbatan yang berat sehingga mereka tidak dapat mendengarnya dengan pendengaran yang bermanfaat. Ini adalah hukuman dari Allah atas kesombongan dan keengganan mereka menerima kebenaran.

Dan ketika engkau wahai Nabi menyebut nama Tuhanmu saja dalam Al-Qur'an, tanpa menyebut tuhan-tuhan mereka yang mereka sembah selain Allah, mereka berpaling ke belakang dengan perasaan benci dan lari menjauh. Mereka tidak sanggup mendengar ajakan kepada tauhid dan pengesaan Allah dalam beribadah, karena hal itu bertentangan dengan hawa nafsu dan kepentingan mereka.

Ayat ini menggambarkan betapa kerasnya permusuhan mereka terhadap kebenaran. Namun di balik itu semua, terdapat pelajaran berharga bagi kita: bahwa hidayah itu sepenuhnya di tangan Allah. Jika Allah menutup hati seseorang karena keangkuhannya, maka tidak ada seorang pun yang dapat memberinya petunjuk.


Renungan dan Pesan Dakwah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita tentang pentingnya menjaga hati dan telinga kita agar selalu terbuka menerima kebenaran. Jangan sampai kita termasuk golongan yang berpaling ketika disebut nama Allah saja, atau merasa berat ketika diajak kepada tauhid dan sunnah Rasulullah ﷺ.

Sebaliknya, jadilah hamba yang hatinya lapang menerima Al-Qur'an, telinganya rindu mendengar ayat-ayat suci, dan kakinya melangkah menuju majelis-majelis ilmu. Karena sesungguhnya kebahagiaan sejati ada pada keimanan dan ketauhidan yang murni kepada Allah.

Marilah kita perbanyak membaca Al-Qur'an dengan tadabbur, dan jangan pernah bosan mendengar nasihat-nasihat kebaikan. Semoga Allah membuka hati kita untuk memahami Al-Qur'an dan menjauhkan kita dari sifat berpaling dari kebenaran. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 44-48 — Al-Isra

44تُسَبِّحُ لَهُ ٱلسَّمَٰوَٰتُ ٱلسَّبۡعُ وَٱلۡأَرۡضُ وَمَن فِيهِنَّۚ وَإِن مِّن شَيۡءٍ إِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمۡدِهِۦ وَلَٰكِن لَّا تَفۡقَهُونَ تَسۡبِيحَهُمۡۚ إِنَّهُۥ كَانَ حَلِيمًا غَفُورًا 
Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.
45وَإِذَا قَرَأۡتَ ٱلۡقُرۡءَانَ جَعَلۡنَا بَيۡنَكَ وَبَيۡنَ ٱلَّذِينَ لَا يُؤۡمِنُونَ بِٱلۡأٓخِرَةِ حِجَابًا مَّسۡتُورًا 
Dan apabila kamu membaca Al Quran niscaya Kami adakan antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, suatu dinding yang tertutup,
46وَجَعَلۡنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمۡ أَكِنَّةً أَن يَفۡقَهُوهُ وَفِيٓ ءَاذَانِهِمۡ وَقۡرًاۚ وَإِذَا ذَكَرۡتَ رَبَّكَ فِي ٱلۡقُرۡءَانِ وَحۡدَهُۥ وَلَّوۡاْ عَلَىٰٓ أَدۡبَٰرِهِمۡ نُفُورًا 
dan Kami adakan tutupan di atas hati mereka dan sumbatan di telinga mereka, agar mereka tidak dapat memahaminya. Dan apabila kamu menyebut Tuhanmu saja dalam Al Quran, niscaya mereka berpaling ke belakang karena bencinya,
47نَّحۡنُ أَعۡلَمُ بِمَا يَسۡتَمِعُونَ بِهِۦٓ إِذۡ يَسۡتَمِعُونَ إِلَيۡكَ وَإِذۡ هُمۡ نَجۡوَىٰٓ إِذۡ يَقُولُ ٱلظَّٰلِمُونَ إِن تَتَّبِعُونَ إِلَّا رَجُلًا مَّسۡحُورًا 
Kami lebih mengetahui dalam keadaan bagaimana mereka mendengarkan sewaktu mereka mendengarkan kamu, dan sewaktu mereka berbisik-bisik (yaitu) ketika orang-orang zalim itu berkata: "Kamu tidak lain hanyalah mengikuti seorang laki-laki yang kena sihir".
48ٱنظُرۡ كَيۡفَ ضَرَبُواْ لَكَ ٱلۡأَمۡثَالَ فَضَلُّواْ فَلَا يَسۡتَطِيعُونَ سَبِيلًا 
Lihatlah bagaimana mereka membuat perumpamaan-perumpamaan terhadapmu; karena itu mereka menjadi sesat dan tidak dapat lagi menemukan jalan (yang benar).
Al-IsraIndeks Quran
111Ayat
MakkiyahRevelation
46Ayat

Terjemah — Al-Isra 46

Surat Ayat 46/111 — Al-Isra الإسراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Isra Dengarkan, Al-Isra Terjemah, Al-Isra mp3, Al-Isra pdf. Ayat 44–48. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu