Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- لَّٰكِنَّا (lākinnā): Akan tetapi aku. Ini adalah bentuk ringkas dari "lākin anā" yang bermakna "akan tetapi aku".
- لَا أُشْرِكُ (lā usyriku): Aku tidak mempersekutukan.
- أَحَدًا (aḥadan): Seorang pun, siapa pun juga.
Tafsir:
Ayat ini merupakan kelanjutan dari perkataan seorang mukmin yang saleh dari kalangan kaumnya ketika berdialog dengan temannya yang kafir dan sombong. Setelah temannya itu membanggakan harta, keturunan, dan kekayaannya dengan penuh kesombongan serta mengingkari hari kebangkitan, maka mukmin yang beriman ini menjawab dengan tegas dan penuh keyakinan.
Ia berkata: "Akan tetapi aku — berbeda dengan dirimu — tidak akan mengikuti perkataanmu yang menunjukkan kekufuran dan kesesatan. Aku tidak akan mengatakan sebagaimana yang engkau katakan bahwa nikmat-nikmat ini berasal dari diriku sendiri atau karena kehebatanku. Aku tidak akan berkata bahwa hari kebangkitan itu tidak akan terjadi. Bahkan aku mengakui dengan penuh keyakinan bahwa Dialah Allah, Tuhanku, satu-satunya yang memberikan segala kenikmatan dan karunia kepadaku. Dia-lah yang menciptakan, memberi rezeki, menghidupkan, dan mematikan. Dan aku tidak akan mempersekutukan Tuhanku dengan seorang pun dalam ibadah, doa, harapan, dan ketundukan."
Inilah sikap seorang mukmin sejati yang teguh di atas tauhid. Ia tidak goyah oleh gemerlapnya dunia, tidak silau oleh kekayaan dan keturunan yang dibanggakan lawan bicaranya. Ia justru menjadikan keimanan dan ketauhidan sebagai benteng kokoh yang melindunginya dari segala bentuk kesyirikan dan kesombongan.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kepada kita sebuah pelajaran yang sangat berharga: bahwa kemuliaan seseorang tidak diukur dari banyaknya harta atau banyaknya anak, tetapi diukur dari keteguhan iman dan ketauhidannya kepada Allah. Orang yang beriman tidak akan pernah goyah oleh tipu daya dunia yang sementara ini. Ia senantiasa mengingat bahwa segala nikmat yang ada di tangannya hanyalah titipan dari Allah, dan kepada Allah-lah ia akan kembali.
Marilah kita jadikan teladan dari mukmin yang saleh ini. Ketika kita dikelilingi oleh orang-orang yang membanggakan dunia, ketika kita diuji dengan kekayaan atau kemiskinan, tetaplah berpegang teguh pada kalimat tauhid: "Lā ilāha illallāh". Jangan pernah mempersekutukan Allah dengan siapa pun, dalam keadaan lapang maupun sempit, dalam keadaan senang maupun susah. Sebab keselamatan sejati hanya ada pada ketauhidan, dan kebahagiaan hakiki hanya diraih dengan keikhlasan beribadah kepada Allah semata.
📜 Ayat 36-40 — Al-Kahf
Terjemah — Al-Kahf 38
Surat Al-Kahf Ayat 38 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Tetapi aku (percaya bahwa): Dialah Allah, Tuhanku, dan aku tidak…Surat Ayat 38/110 — Al-Kahf الكهف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Kahf Dengarkan, Al-Kahf Terjemah, Al-Kahf mp3, Al-Kahf pdf. Ayat 36–40. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








