Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata yang Perlu Dijelaskan:
- فَاذْكُرُونِي (fa-dzkurūnī): Ingatlah kalian kepada-Ku, baik dengan hati, lisan, maupun anggota badan.
- أَذْكُرْكُمْ (adzkurkum): Aku akan mengingat kalian, yakni dengan memberikan pahala, ampunan, dan pujian di sisi makhluk-makhluk-Nya yang mulia.
- وَاشْكُرُوا لِي (wasykurū lī): Bersyukurlah kepada-Ku atas segala nikmat yang telah Aku berikan, baik dengan hati, lisan, maupun perbuatan.
- وَلَا تَكْفُرُونِ (wa lā takfurūn): Janganlah kalian mengingkari nikmat-Ku dan janganlah kalian gunakan nikmat itu untuk bermaksiat kepada-Ku.
Tafsir Ayat:
Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman, ingatlah kepada-Ku dengan hati yang khusyuk, lisan yang basah menyebut nama-Ku, dan anggota badan yang taat menjalankan perintah-Ku. Jika kalian mengingat-Ku, maka Aku akan mengingat kalian dengan sebutan yang lebih mulia: Aku akan memuji kalian di hadapan para malaikat, melimpahkan rahmat, dan mengampuni dosa-dosa kalian. Ingatlah, balasan itu setimpal dengan amal perbuatan—barang siapa mengingat Allah, maka Allah akan mengingatnya dengan kebaikan yang jauh lebih besar.
Kemudian, syukurilah segala nikmat yang telah Aku curahkan kepada kalian—nikmat iman, nikmat kesehatan, nikmat rezeki, dan nikmat-nikmat lainnya yang tak terhitung jumlahnya. Syukur itu hendaknya diwujudkan dengan menggunakan nikmat-nikmat tersebut di jalan yang Aku ridhai, bukan malah menggunakannya untuk bermaksiat. Janganlah kalian termasuk golongan yang kufur nikmat, yaitu orang-orang yang mengingkari pemberian Allah dan menggunakan karunia-Nya untuk hal-hal yang dilarang-Nya. Sebab, kufur nikmat akan menghilangkan keberkahan dan mendatangkan azab, sedangkan syukur akan menambah nikmat dan melapangkan rezeki.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini adalah undangan kasih sayang dari Rabb Yang Maha Pengasih. Allah tidak meminta kita untuk beribadah kepada-Nya karena Dia membutuhkan kita, tetapi justru karena Dia ingin memberikan kemuliaan kepada kita. Bayangkan, ketika kita menyebut nama Allah, maka Allah menyebut nama kita di hadapan para malaikat-Nya. Sungguh, tidak ada kehormatan yang lebih besar daripada disebut oleh Allah di alam yang tinggi. Maka, perbanyaklah dzikir kepada Allah setiap saat—di pagi hari, di petang hari, saat berdiri, duduk, maupun berbaring. Jadikan lisan kita selalu basah dengan kalimat thayyibah, dan jadikan hati kita selalu terhubung dengan-Nya. Dan jangan lupa untuk bersyukur, karena syukur adalah kunci bertambahnya nikmat. Allah berfirman: *"Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu"* (QS. Ibrahim: 7). Maka, jadilah hamba yang pandai bersyukur, agar nikmat Allah terus mengalir dan keberkahan senantiasa menyertai kehidupan kita. Semoga kita semua termasuk hamba-hamba-Nya yang selalu ingat dan bersyukur, serta dijauhkan dari sifat kufur nikmat. Aamiin.
📜 Ayat 150-154 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 152
Surat Al-Baqarah Ayat 152 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu,…Surat Ayat 152/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 150–154. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








