Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Ash-Shafa (الصَّفَا): Jamak dari *shafāh*, berarti batu besar yang keras dan licin. Yang dimaksud di sini adalah bukit Shafa yang terletak di dekat Ka'bah.
- Al-Marwah (الْمَرْوَةُ): Asalnya berarti batu yang lunak. Yang dimaksud adalah bukit Marwah yang berada di ujung tempat sa'i di Mekah.
- Sya'ā'irillāh (شَعَائِرِ اللَّهِ): Tanda-tanda syariat Allah yang tampak dan menjadi tempat ibadah kepada-Nya, seperti tempat thawaf, wuquf, dan menyembelih kurban.
- Al-Bait (الْبَيْت): Ka'bah, rumah suci Allah.
- I'tamara (اعْتَمَرَ): Berkunjung ke Ka'bah untuk melaksanakan ibadah umrah.
- Junāh (جُنَاحٌ): Dosa atau halangan.
- Yaththawwafa (يَطَّوَّفَ): Berjalan mengelilingi, yang dimaksud di sini adalah berlari-lari kecil (sa'i) antara kedua bukit tersebut.
- Tathawwa'a khairan (تَطَوَّعَ خَيْرًا): Mengerjakan amalan kebaikan secara sukarela, melebihi yang diwajibkan.
Tafsir Ayat:
Sesungguhnya bukit Shafa dan Marwah — dua bukit kecil yang terletak di sisi timur Ka'bah — adalah termasuk syi'ar-syi'ar Allah yang agung dan tanda-tanda kebesaran-Nya yang nyata. Allah telah menjadikan keduanya sebagai tempat ibadah dan mengharuskan hamba-Nya untuk bersa'i di antara keduanya dalam rangka mendekatkan diri kepada-Nya.
Maka barangsiapa yang menuju ke Baitullah untuk menunaikan ibadah haji atau umrah, maka tidak ada dosa dan tidak ada halangan baginya untuk bersa'i di antara kedua bukit tersebut. Bahkan sa'i itu adalah kewajiban yang harus ia tunaikan sebagai bagian dari rangkaian ibadahnya. Ayat ini turun untuk menenangkan hati sebagian sahabat yang merasa keberatan untuk bersa'i antara Shafa dan Marwah, karena mereka mengira bahwa perbuatan itu adalah sisa-sisa kebiasaan orang-orang jahiliyah yang menyembah berhala di tempat tersebut. Maka Allah menjelaskan bahwa sa'i antara kedua bukit itu adalah termasuk manasik haji yang disyariatkan dan merupakan ibadah yang dicintai-Nya.
Dan barangsiapa yang mengerjakan kebaikan secara sukarela — baik berupa ibadah sunnah, memperbanyak amal shaleh, atau menambah amalan di luar yang diwajibkan — dengan ikhlas karena Allah semata, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui. Allah akan menerima amalannya, melipatgandakan pahalanya, dan membalas kebaikan yang sedikit dengan ganjaran yang sangat banyak. Tidak ada satu amal pun yang luput dari pengetahuan-Nya, dan tidak ada satu kebaikan pun yang hilang di sisi-Nya.
Pesan Dakwah:
Saudaraku kaum muslimin, ayat ini mengajarkan kita bahwa Islam adalah agama yang mudah dan penuh kasih sayang. Allah tidak mempersulit hamba-Nya, bahkan Dia menjelaskan dengan tegas bahwa tidak ada dosa bagi orang yang bersa'i antara Shafa dan Marwah. Ini adalah kabar gembira bagi kita semua bahwa setiap ibadah yang kita lakukan dengan ikhlas akan diterima dan dibalas oleh Allah.
Marilah kita jadikan momen ibadah haji dan umrah sebagai sarana untuk membersihkan jiwa, memperbanyak doa, dan mendekatkan diri kepada Allah. Dan ingatlah, Allah Maha Mensyukuri setiap amal kebaikan hamba-Nya, sekecil apa pun. Maka jangan pernah meremehkan amal kebaikan, karena di sisi Allah tidak ada yang sia-sia. Perbanyaklah amal shaleh, ikhlaskan niat, dan yakinlah bahwa Allah akan membalas dengan balasan yang tiada terduga. Semoga Allah memudahkan kita semua untuk mengunjungi Baitullah dan merasakan keindahan ibadah di tanah suci. Aamiin.
📜 Ayat 156-160 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 158
Surat Al-Baqarah Ayat 158 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya Shafaa dan Marwa adalah sebahagian dari syi'ar Allah. Maka…Surat Ayat 158/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 156–160. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








