Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- كُتِبَ : Diwajibkan / difardukan.
- حَضَرَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ : Telah datang tanda-tanda kematian, seperti sakit yang mengarah kepada ajal.
- خَيْرًا : Harta yang banyak.
- الْوَصِيَّةُ : Wasiat, yaitu pesan tentang pembagian harta setelah meninggal.
- بِالْمَعْرُوفِ : Dengan cara yang baik dan adil, tidak melebihi sepertiga harta dan tidak merugikan ahli waris.
- حَقًّا : Suatu kewajiban yang pasti dan tetap.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum Muslimin, Allah Subhanahu wa Ta'ala menetapkan atas kalian suatu kewajiban yang agung: apabila salah seorang di antara kalian telah merasakan tanda-tanda kematian—baik karena sakit keras maupun sebab lainnya—dan ia meninggalkan harta yang banyak, maka hendaklah ia berwasiat kepada kedua orang tuanya dan kerabat-kerabatnya yang tidak mendapatkan warisan, dengan cara yang ma'ruf (baik dan adil). Wasiat ini tidak boleh melebihi sepertiga harta, dan tidak boleh ditujukan kepada orang yang kaya sementara ada kerabat yang fakir. Ini adalah hak yang pasti dan wajib ditunaikan oleh orang-orang yang bertakwa kepada Allah, karena ketakwaan mendorong seseorang untuk berbuat baik dan memperhatikan hak-hak orang lain sebelum ajal menjemput.
Hukum ini berlaku pada awal-awal Islam, sebelum turunnya ayat-ayat tentang warisan (mirats). Ketika ayat-ayat warisan turun, Allah Ta'ala menjelaskan secara rinci bagian masing-masing ahli waris, sehingga hukum wasiat wajib ini dinasakh (digantikan) dan menjadi sunnah bagi selain ahli waris, dengan ketentuan tidak melebihi sepertiga harta.
Sentuhan Dakwah:
Ayat ini mengajarkan kita betapa Islam sangat memperhatikan keadilan dan kasih sayang dalam keluarga. Sebelum ajal menjemput, seorang mukmin diperintahkan untuk memikirkan kebaikan bagi orang tua dan kerabatnya. Ini menunjukkan bahwa Islam tidak pernah melupakan jasa orang tua dan tidak membiarkan kerabat yang membutuhkan terlantar. Sungguh indah ajaran ini! Ia menanamkan jiwa kedermawanan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial dalam diri setiap muslim.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai pelajaran berharga: bahwasanya harta yang kita kumpulkan di dunia hanyalah titipan, dan sebaik-baik bekal menuju akhirat adalah amal kebaikan yang kita tinggalkan. Janganlah kita menunda kebaikan, karena kematian tidak mengenal usia. Bersegeralah berbuat baik kepada orang tua dan kerabat selagi masih ada kesempatan, niscaya Allah akan membalas dengan kebaikan yang berlipat ganda. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bertakwa dan selalu berada dalam kebaikan. Aamiin.
📜 Ayat 178-182 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 180
Surat Al-Baqarah Ayat 180 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Diwajibkan atas kamu, apabila seorang di antara kamu kedatangan (tanda-tanda)…Surat Ayat 180/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 178–182. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








