Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Bil-bāṭil: dengan cara yang tidak benar menurut syariat, seperti mencuri, merampas, menipu, berjudi, riba, dan segala bentuk pengambilan harta yang tidak dibenarkan Allah.
- Tudlū bihā: kalian sampaikan atau serahkan harta tersebut (sebagai suap atau dalih) kepada hakim/penguasa.
- Al-Ḥukkām: para hakim, penguasa, atau pejabat yang berwenang memutuskan perkara.
- Farīqan: sebagian atau sekelompok.
- Bil-itsm: dengan perbuatan dosa dan kezaliman.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum mukminin, Allah melarang kalian memakan harta sesama dengan cara yang batil, yakni segala cara yang tidak diizinkan oleh syariat. Janganlah sebagian kalian mengambil harta sebagian yang lain dengan jalan yang curang, baik melalui pencurian, perampasan, penipuan, pengkhianatan, riba, maupun sumpah palsu yang menyebabkan hak orang lain hilang.
Allah juga melarang kalian membawa perkara-perkara yang batil ini kepada para hakim atau penguasa dengan maksud agar mereka memutuskan perkara sesuai keinginan kalian. Ini adalah bentuk suap dan manipulasi hukum yang sangat tercela. Dengan cara itu, kalian berusaha memakan sebagian harta orang lain secara zalim, padahal kalian mengetahui bahwa apa yang kalian lakukan adalah dosa besar dan Allah telah mengharamkannya.
Perlu digarisbawahi bahwa melakukan dosa dengan disertai ilmu pengetahuan tentang keharamannya akan menjadikan dosa itu semakin besar dan hukumannya semakin berat di sisi Allah. Karena itu, orang yang berbuat zalim sambil mengetahui bahwa ia berada di atas kebatilan, maka ia telah menentang Allah dengan terang-terangan.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini adalah peringatan yang sangat tegas dari Allah agar kita menjaga kehormatan harta orang lain. Islam datang untuk melindungi hak-hak manusia dan membangun masyarakat yang bersih dari kezaliman. Betapa indahnya jika kita hidup dengan penuh kejujuran, mencari rezeki dengan cara yang halal, dan menjauhi segala bentuk kecurangan. Ingatlah bahwa harta yang diperoleh dengan cara batil tidak akan membawa berkah, bahkan akan menjadi saksi yang memberatkan kita di akhirat kelak.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai cermin diri. Sebelum mengambil sesuatu, bertanyalah: apakah ini halal? Sebelum mengajukan perkara ke pengadilan, bertanyalah: apakah aku di pihak yang benar? Jika kita jujur kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupi kita dari rezeki-Nya yang luas. Janganlah kita menukar kenikmatan dunia yang fana dengan azab Allah yang kekal. Sungguh, Allah Maha Melihat segala perbuatan kita, dan tidak ada satu pun yang tersembunyi dari-Nya.
📜 Ayat 186-190 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 188
Surat Al-Baqarah Ayat 188 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di…Surat Ayat 188/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 186–190. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








