Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- يَشْرِي: Menjual atau mengorbankan.
- نَفْسَهُ: Dirinya sendiri (jiwanya).
- ابْتِغَاءَ: Mencari, mengharapkan, atau menginginkan.
- مَرْضَاتِ: Keridaan, kerelaan, atau kepuasan.
- رَءُوفٌ: Maha Penyayang, Maha Lembut, dan Maha Pengasih.
Tafsir Ayat:
Di antara manusia ada golongan yang mulia dan istimewa, yaitu mereka yang dengan penuh keikhlasan dan keberanian menjual dan mengorbankan dirinya semata-mata untuk mencari keridaan Allah Ta'ala. Mereka tidak takut kehilangan harta, jiwa, atau segala yang mereka miliki. Mereka berjuang di jalan Allah, berjihad dengan harta dan jiwa, serta senantiasa taat kepada perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Mereka mengorbankan kepentingan pribadi demi agama Allah, bahkan rela menghadapi kesulitan dan bahaya demi tegaknya kalimat Allah di muka bumi.
Mereka adalah para sahabat Nabi yang mulia seperti Ali bin Abi Thalib yang rela tidur di tempat tidur Rasulullah ﷺ pada malam hijrah demi melindungi beliau dari ancaman kaum musyrikin, serta para syuhada yang gugur di medan perang dengan senyuman karena mereka tahu bahwa yang mereka cari adalah keridaan Allah yang tiada bandingannya.
Allah kemudian menutup ayat ini dengan kabar gembira: "Dan Allah Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya." Ini adalah bukti kasih sayang Allah yang tiada batas. Allah tidak menyia-nyiakan pengorbanan mereka, bahkan Dia memberikan balasan yang terbaik di dunia dan di akhirat. Allah memerintahkan mereka berjihad bukan karena Allah membutuhkan mereka, tetapi karena Allah ingin memberikan kemuliaan dan pahala yang besar kepada mereka. Sungguh, tidak ada kerugian bagi orang yang mengorbankan dirinya di jalan Allah, karena apa yang mereka terima jauh lebih besar dan lebih kekal daripada apa yang mereka tinggalkan.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita tentang tingginya derajat orang-orang yang berkorban di jalan Allah. Ketika kita mengorbankan waktu, harta, tenaga, bahkan jiwa kita untuk agama Allah, sesungguhnya kita sedang berinvestasi untuk kebahagiaan abadi di akhirat. Allah tidak pernah membiarkan pengorbanan hamba-Nya sia-sia. Kasih sayang Allah kepada hamba-Nya jauh melebihi kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Maka, janganlah ragu untuk berkorban di jalan Allah, karena di balik setiap pengorbanan, tersimpan keridaan Allah yang menjadi kunci kebahagiaan dunia dan akhirat. Mari kita jadikan hidup ini sebagai ladang pengorbanan yang akan kita tuai hasilnya kelak di surga yang penuh kenikmatan.
📜 Ayat 205-209 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 207
Surat Al-Baqarah Ayat 207 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena…Surat Ayat 207/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 205–209. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








