Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- نُسَبِّحَكَ (nusabbihaka): Kami menyucikan-Mu dari segala kekurangan dan keburukan, serta mengagungkan-Mu dengan pujian.
- كَثِيرًا (katsiran): Tashbih (pensucian) yang banyak dan berulang-ulang, bukan sekali dua kali.
Tafsir:
Dalam ayat yang mulia ini, Nabi Musa 'alaihissalam memohon kepada Rabbnya agar diberikan kelapangan dada, kemudahan urusan, dan kelancaran lisan dalam menyampaikan risalah. Beliau juga memohon agar saudaranya, Nabi Harun, dijadikan sebagai pendamping dan penolong dalam mengemban tugas kenabian yang berat ini. Semua permohonan ini memiliki tujuan yang agung dan mulia, yaitu agar keduanya mampu bertasbih dan menyucikan Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan tashbih yang banyak, serta mengingat-Nya dalam setiap keadaan — baik ketika berdakwah, beribadah, maupun dalam seluruh aktivitas kehidupan.
Tashbih yang dimaksud bukan sekadar ucapan "Subhanallah" di lisan, tetapi juga pensucian hati dari segala kesyirikan, pensucian akal dari keraguan, dan pensucian amal dari riya' serta kesombongan. Ini adalah tujuan tertinggi dari segala ibadah dan perjuangan.
Hikmah dan Nasihat:
Saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah bagaimana para nabi menjadikan tujuan utama dari segala perjuangan mereka adalah untuk memperbanyak tasbih dan dzikir kepada Allah. Ini mengajarkan kita bahwa setiap langkah kehidupan — baik bekerja, belajar, berkeluarga, maupun berdakwah — hendaknya diniatkan untuk mengagungkan nama Allah dan mendekatkan diri kepada-Nya.
Ketika kita bertasbih dengan tashbih yang banyak, hati kita akan tenang, jiwa kita akan bersih, dan Allah akan mencintai kita. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Dua kalimat yang ringan di lisan, berat di timbangan, dan dicintai oleh Ar-Rahman: Subhanallah wa bihamdihi, Subhanallahil 'azhim." (HR. Bukhari dan Muslim)
Maka perbanyaklah tasbih kepada Allah dalam setiap kesempatan — ketika pagi dan petang, ketika duduk dan berdiri, ketika senang dan susah. Sesungguhnya dzikir adalah makanan hati, dan hati yang hidup akan selalu merindukan untuk menyucikan nama Rabbnya. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang banyak bertasbih dan berdzikir kepada-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 31-35 — Taha
Terjemah — Taha 33
Surat Ayat 33/135 — Taha طه (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Taha Dengarkan, Taha Terjemah, Taha mp3, Taha pdf. Ayat 31–35. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








