Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- لَن نُّؤْثِرَكَ : Kami tidak akan memilihmu, tidak akan mengutamakanmu, dan tidak akan menaati perintahmu.
- الْبَيِّنَاتِ : Bukti-bukti yang jelas dan nyata yang menunjukkan kebenaran.
- فَطَرَنَا : Menciptakan kita dengan kekuasaan-Nya, mengadakan kita dari tiada, dan membentuk kita dengan bentuk yang sempurna.
- فَاقْضِ : Lakukanlah, tetapkanlah, atau putuskanlah apa yang hendak kamu lakukan.
Tafsir Ayat:
Dengan penuh keberanian dan keteguhan iman yang luar biasa, para penyihir istana Fir'aun—yang baru saja menyaksikan mukjizat Nabi Musa—berkata kepada Fir'aun: "Wahai Fir'aun, kami tidak akan pernah mengutamakanmu dan tidak akan menaati perintahmu yang menentang kebenaran, melebihi apa yang telah datang kepada kami berupa bukti-bukti yang nyata dan jelas yang dibawa oleh Nabi Musa. Kami tidak akan mendahulukanmu atas Allah yang telah menciptakan kami, membentuk kami, dan memberikan kami kehidupan. Sungguh, bukti-bukti yang kami saksikan dengan mata kepala kami sendiri telah membuka hati kami dan menghilangkan keraguan dari diri kami."
Kemudian mereka berkata dengan penuh keyakinan: "Maka lakukanlah apa yang hendak kamu lakukan kepada kami! Putuskanlah hukuman apa pun yang kamu kehendaki! Sesungguhnya kekuasaanmu dan keputusanmu itu hanyalah berlaku dalam kehidupan dunia yang fana ini saja. Engkau hanya bisa menyiksa kami di dunia, dan itu akan segera berakhir. Sedangkan kami telah memilih kehidupan akhirat yang kekal dan abadi di sisi Tuhan kami, dan kami lebih memilih keridaan Allah daripada kemurkaanmu."
Pesan Dakwah dan Pelajaran Berharga:
Sungguh indah dan agung keteguhan iman para penyihir ini! Mereka yang sebelumnya adalah musuh kebenaran, dalam sekejap berubah menjadi pejuang kebenaran yang paling teguh. Mereka rela kehilangan segala sesuatu di dunia—jabatan, harta, dan bahkan nyawa mereka—demi mempertahankan iman yang baru saja mereka temukan.
Ayat ini mengajarkan kita bahwa hidayah Allah itu bisa datang kepada siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Tidak ada yang mustahil bagi Allah untuk membuka hati hamba-Nya. Maka janganlah pernah berputus asa dari rahmat Allah, dan janganlah meremehkan siapa pun, karena bisa jadi orang yang paling jauh dari hidayah sekalipun akan mendapatkan cahaya iman ketika Allah menghendakinya.
Ketika iman telah bersemayam di dalam hati, maka segala sesuatu di dunia ini menjadi kecil dan tidak berarti. Para penyihir itu tidak takut dengan ancaman Fir'aun yang akan memotong tangan dan kaki mereka serta menyalib mereka. Mereka justru menjawab dengan penuh ketenangan dan keberanian, karena mereka telah merasakan manisnya iman dan yakin akan balasan Allah yang jauh lebih baik dan kekal.
Saudaraku, marilah kita jadikan kisah ini sebagai pelajaran berharga. Janganlah kita takut kepada makhluk dalam membela kebenaran. Sesungguhnya kekuasaan manusia itu terbatas dan sementara, sedangkan kekuasaan Allah itu mutlak dan kekal. Jika kita berani berkorban untuk agama Allah, maka Allah akan memberikan kemuliaan yang tiada tara, baik di dunia maupun di akhirat. Dan ingatlah, kematian di jalan kebenaran adalah syahadah yang paling mulia, dan kehidupan akhirat adalah kehidupan yang sesungguhnya, tiada bandingannya dengan kehidupan dunia yang fana ini.
📜 Ayat 70-74 — Taha
Terjemah — Taha 72
Surat Taha Ayat 72 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak akan mengutamakan kamu daripada bukti-bukti…Surat Ayat 72/135 — Taha طه (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Taha Dengarkan, Taha Terjemah, Taha mp3, Taha pdf. Ayat 70–74. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








