Al-Hajj · 35/78
Terjemah Transliterasi — Al-Hajj
ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتۡ قُلُوبُهُمۡ وَٱلصَّٰبِرِينَ عَلَىٰ مَآ أَصَابَهُمۡ وَٱلۡمُقِيمِي ٱلصَّلَوٰةِ وَمِمَّا رَزَقۡنَٰهُمۡ يُنفِقُونَ  ۝٣٥
Allazeena izaa zukiral laahu wajilat quloobuhum wassaabireena `alaa maaa asaabahum walmuqeemis Salaati wa mimmaa razaqnaahum yunfiqoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
(yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar terhadap apa yang menimpa mereka, orang-orang yang mendirikan sembahyang dan orang-orang yang menafkahkan sebagian dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • وَجِلَتْ: merasa takut dan gemetar karena mengagungkan Allah serta khawatir akan murka-Nya.
  • الْمُقِيمِي الصَّلَاةِ: orang-orang yang senantiasa menegakkan dan menjaga shalat dengan sempurna pada waktunya.
  • يُنفِقُونَ: menafkahkan atau membelanjakan harta di jalan kebaikan.

Tafsir Ayat:

Ayat yang mulia ini menggambarkan sifat-sifat agung dari orang-orang yang beriman dan bertakwa, yaitu mereka yang hatinya dipenuhi rasa takut dan kagum kepada Allah. Ketika nama Allah disebut, hati mereka bergetar, bukan karena takut yang menyiksa, melainkan karena kesadaran akan kebesaran Allah dan rasa cinta yang mendalam kepada-Nya. Rasa takut ini mendorong mereka untuk menjauhi segala larangan-Nya dan bersungguh-sungguh dalam menaati perintah-Nya.

Sifat kedua yang disebutkan adalah kesabaran. Mereka adalah orang-orang yang tabah dan teguh hati ketika ditimpa musibah, cobaan, atau kesulitan hidup. Mereka tidak mengeluh dan tidak berputus asa, melainkan bersabar dengan penuh harapan akan pahala dari Allah. Kesabaran ini lahir dari keyakinan yang kuat bahwa segala yang terjadi adalah ketetapan Allah yang penuh hikmah.

Sifat ketiga adalah mereka senantiasa menegakkan shalat dengan sempurna, menjaga waktunya, dan memenuhi syarat serta rukunnya. Shalat adalah tiang agama dan bukti ketaatan yang paling nyata. Dengan shalat, hati mereka menjadi tenang dan jiwa mereka terhubung dengan Sang Pencipta.

Sifat keempat, mereka gemar berinfak dan bersedekah dari rezeki yang Allah berikan, baik itu zakat yang wajib, nafkah untuk keluarga, maupun sedekah sunnah di jalan kebaikan. Mereka tidak kikir dan tidak pula boros, melainkan menyeimbangkan antara kebutuhan diri dan kepedulian terhadap sesama.


Pesan Dakwah:

Sungguh indah gambaran orang-orang yang dicintai Allah ini! Mereka adalah pribadi-pribadi yang hatinya hidup, selalu terhubung dengan Allah dalam setiap keadaan. Ketika disebut nama Allah, hati mereka bergetar — inilah tanda keimanan yang sejati. Mari kita renungkan: apakah hati kita ikut bergetar ketika mendengar ayat-ayat Allah? Apakah kita bersabar ketika ujian datang? Apakah shalat kita terjaga? Apakah tangan kita ringan untuk berbagi?

Saudaraku, sifat-sifat mulia ini bukanlah sesuatu yang mustahil untuk kita capai. Allah tidak membebani hamba-Nya melainkan sesuai kemampuannya. Mulailah dari langkah kecil: perbaiki shalat, latih hati untuk mengingat Allah, biasakan bersabar, dan sisihkan sebagian rezeki untuk berbagi. Dengan begitu, kita akan merasakan manisnya iman dan ketenangan jiwa yang hakiki. Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan hamba-hamba-Nya yang disebutkan dalam ayat ini. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 33-37 — Al-Hajj

33لَكُمۡ فِيهَا مَنَٰفِعُ إِلَىٰٓ أَجَلٍ مُّسَمًّى ثُمَّ مَحِلُّهَآ إِلَى ٱلۡبَيۡتِ ٱلۡعَتِيقِ 
Bagi kamu pada binatang-binatang hadyu itu ada beberapa manfaat, sampai kepada waktu yang ditentukan, kemudian tempat wajib (serta akhir masa) menyembelihnya ialah setelah sampai ke Baitul Atiq (Baitullah).
34وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلۡنَا مَنسَكًا لِّيَذۡكُرُواْ ٱسۡمَ ٱللَّهِ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُم مِّنۢ بَهِيمَةِ ٱلۡأَنۡعَٰمِۗ فَإِلَٰهُكُمۡ إِلَٰهٌ وَٰحِدٌ فَلَهُۥٓ أَسۡلِمُواْۗ وَبَشِّرِ ٱلۡمُخۡبِتِينَ 
Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah),
35ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتۡ قُلُوبُهُمۡ وَٱلصَّٰبِرِينَ عَلَىٰ مَآ أَصَابَهُمۡ وَٱلۡمُقِيمِي ٱلصَّلَوٰةِ وَمِمَّا رَزَقۡنَٰهُمۡ يُنفِقُونَ 
(yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar terhadap apa yang menimpa mereka, orang-orang yang mendirikan sembahyang dan orang-orang yang menafkahkan sebagian dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka.
36وَٱلۡبُدۡنَ جَعَلۡنَٰهَا لَكُم مِّن شَعَٰٓئِرِ ٱللَّهِ لَكُمۡ فِيهَا خَيۡرٌۖ فَٱذۡكُرُواْ ٱسۡمَ ٱللَّهِ عَلَيۡهَا صَوَآفَّۖ فَإِذَا وَجَبَتۡ جُنُوبُهَا فَكُلُواْ مِنۡهَا وَأَطۡعِمُواْ ٱلۡقَانِعَ وَٱلۡمُعۡتَرَّۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرۡنَٰهَا لَكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ 
Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebahagian dari syi'ar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka sebutlah olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah terikat). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan untua-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur.
37لَن يَنَالَ ٱللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَآؤُهَا وَلَٰكِن يَنَالُهُ ٱلتَّقۡوَىٰ مِنكُمۡۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمۡ لِتُكَبِّرُواْ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمۡۗ وَبَشِّرِ ٱلۡمُحۡسِنِينَ 
Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.
Al-HajjIndeks Quran
78Ayat
MadaniyahRevelation
35Ayat

Terjemah — Al-Hajj 35

Surat Ayat 35/78 — Al-Hajj الحج (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hajj Dengarkan, Al-Hajj Terjemah, Al-Hajj mp3, Al-Hajj pdf. Ayat 33–37. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu