Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- وَجِلَتْ: merasa takut dan gemetar karena mengagungkan Allah serta khawatir akan murka-Nya.
- الْمُقِيمِي الصَّلَاةِ: orang-orang yang senantiasa menegakkan dan menjaga shalat dengan sempurna pada waktunya.
- يُنفِقُونَ: menafkahkan atau membelanjakan harta di jalan kebaikan.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini menggambarkan sifat-sifat agung dari orang-orang yang beriman dan bertakwa, yaitu mereka yang hatinya dipenuhi rasa takut dan kagum kepada Allah. Ketika nama Allah disebut, hati mereka bergetar, bukan karena takut yang menyiksa, melainkan karena kesadaran akan kebesaran Allah dan rasa cinta yang mendalam kepada-Nya. Rasa takut ini mendorong mereka untuk menjauhi segala larangan-Nya dan bersungguh-sungguh dalam menaati perintah-Nya.
Sifat kedua yang disebutkan adalah kesabaran. Mereka adalah orang-orang yang tabah dan teguh hati ketika ditimpa musibah, cobaan, atau kesulitan hidup. Mereka tidak mengeluh dan tidak berputus asa, melainkan bersabar dengan penuh harapan akan pahala dari Allah. Kesabaran ini lahir dari keyakinan yang kuat bahwa segala yang terjadi adalah ketetapan Allah yang penuh hikmah.
Sifat ketiga adalah mereka senantiasa menegakkan shalat dengan sempurna, menjaga waktunya, dan memenuhi syarat serta rukunnya. Shalat adalah tiang agama dan bukti ketaatan yang paling nyata. Dengan shalat, hati mereka menjadi tenang dan jiwa mereka terhubung dengan Sang Pencipta.
Sifat keempat, mereka gemar berinfak dan bersedekah dari rezeki yang Allah berikan, baik itu zakat yang wajib, nafkah untuk keluarga, maupun sedekah sunnah di jalan kebaikan. Mereka tidak kikir dan tidak pula boros, melainkan menyeimbangkan antara kebutuhan diri dan kepedulian terhadap sesama.
Pesan Dakwah:
Sungguh indah gambaran orang-orang yang dicintai Allah ini! Mereka adalah pribadi-pribadi yang hatinya hidup, selalu terhubung dengan Allah dalam setiap keadaan. Ketika disebut nama Allah, hati mereka bergetar — inilah tanda keimanan yang sejati. Mari kita renungkan: apakah hati kita ikut bergetar ketika mendengar ayat-ayat Allah? Apakah kita bersabar ketika ujian datang? Apakah shalat kita terjaga? Apakah tangan kita ringan untuk berbagi?
Saudaraku, sifat-sifat mulia ini bukanlah sesuatu yang mustahil untuk kita capai. Allah tidak membebani hamba-Nya melainkan sesuai kemampuannya. Mulailah dari langkah kecil: perbaiki shalat, latih hati untuk mengingat Allah, biasakan bersabar, dan sisihkan sebagian rezeki untuk berbagi. Dengan begitu, kita akan merasakan manisnya iman dan ketenangan jiwa yang hakiki. Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan hamba-hamba-Nya yang disebutkan dalam ayat ini. Aamiin.
📜 Ayat 33-37 — Al-Hajj
Terjemah — Al-Hajj 35
Surat Ayat 35/78 — Al-Hajj الحج (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hajj Dengarkan, Al-Hajj Terjemah, Al-Hajj mp3, Al-Hajj pdf. Ayat 33–37. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








