Al-Mu'minun · 44/118
Terjemah Transliterasi — Al-Mu'minun
ثُمَّ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا تَتْرَىٰ ۖ كُلَّ مَا جَاءَ أُمَّةً رَّسُولُهَا كَذَّبُوهُ ۚ فَأَتْبَعْنَا بَعْضَهُم بَعْضًا وَجَعَلْنَاهُمْ أَحَادِيثَ ۚ فَبُعْدًا لِّقَوْمٍ لَّا يُؤْمِنُونَ ۝٤٤
Summa arsalnaa Rusulanaa tatraa kulla maa jaaa`a ummatar Rasooluhaa kazzabooh; fa atba`naa ba`dahum ba`danw wa ja`alnaahum ahaadees; fabu`dal liqawmil laa yu`minoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Kemudian Kami utus (kepada umat-umat itu) rasul-rasul Kami berturut-turut. Tiap-tiap seorang rasul datang kepada umatnya, umat itu mendustakannya, maka Kami perikutkan sebagian mereka dengan sebagian yang lain. Dan Kami jadikan mereka buah tutur (manusia), maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang tidak beriman.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Sulit:

  • تَتْرَى: Berurutan, satu demi satu, tanpa henti.
  • أَحَادِيثَ: Kisah-kisah dan berita-berita yang diperbincangkan orang-orang setelah mereka.
  • فَبُعْدًا: Kebinasaan, kehancuran, dan jauh dari rahmat Allah.

Tafsir Ayat:

Setelah Allah menyebutkan kisah para rasul terdahulu seperti Nuh, Hud, Shalih, dan lainnya, Allah melanjutkan firman-Nya bahwa Dia mengutus para rasul-Nya secara berturut-turut dan berkesinambungan, satu demi satu, kepada umat-umat yang telah disebutkan sebelumnya. Setiap kali seorang rasul datang kepada umatnya dengan membawa petunjuk dan kebenaran, mereka justru mendustakannya dan menolak seruannya. Mereka tidak mau beriman dan tidak mau tunduk kepada perintah Allah.

Maka Allah menghukum mereka dengan azab yang bertubi-tubi, membinasakan mereka satu demi satu, sehingga tidak ada satu pun yang tersisa. Mereka pun menjadi bahan pembicaraan dan kisah yang diperbincangkan oleh orang-orang setelah mereka. Orang-orang yang datang kemudian menjadikan kisah mereka sebagai pelajaran dan peringatan, namun sebagian besar tetap tidak mau mengambil ibrah darinya.

Di akhir ayat, Allah menyatakan kebinasaan dan kehancuran bagi kaum yang tidak beriman kepada rasul-rasul-Nya dan tidak mau membenarkan ajaran yang mereka bawa. Inilah balasan yang setimpal bagi mereka yang berpaling dari kebenaran.


Renungan dan Pelajaran:

Sungguh, kisah demi kisah yang Allah abadikan dalam Al-Qur'an bukanlah sekadar cerita masa lalu, melainkan pelajaran hidup yang sangat berharga bagi kita. Allah mengutus para rasul secara berurutan dengan penuh kasih sayang, agar setiap umat mendapatkan petunjuk. Namun, betapa banyak yang menolak dan mendustakan, hingga akhirnya mereka binasa.

Saudaraku, marilah kita jadikan kisah-kisah ini sebagai cermin. Jangan sampai kita termasuk golongan yang mendustakan kebenaran. Setiap hari Al-Qur'an dibacakan, setiap waktu seruan kebaikan disampaikan, namun hati yang keras akan tetap enggan menerima. Mari kita buka hati, renungkan ayat-ayat Allah, dan jadikan keimanan sebagai bekal menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, pintu taubat selalu terbuka bagi siapa saja yang mau kembali kepada-Nya.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 42-46 — Al-Mu'minun

42ثُمَّ أَنشَأْنَا مِن بَعْدِهِمْ قُرُونًا آخَرِينَ
Kemudian Kami ciptakan sesudah mereka umat-umat yang lain.
43مَا تَسْبِقُ مِنْ أُمَّةٍ أَجَلَهَا وَمَا يَسْتَأْخِرُونَ
Tidak (dapat) sesuatu umatpun mendahului ajalnya, dan tidak (dapat pula) mereka terlambat (dari ajalnya itu).
44ثُمَّ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا تَتْرَىٰ ۖ كُلَّ مَا جَاءَ أُمَّةً رَّسُولُهَا كَذَّبُوهُ ۚ فَأَتْبَعْنَا بَعْضَهُم بَعْضًا وَجَعَلْنَاهُمْ أَحَادِيثَ ۚ فَبُعْدًا لِّقَوْمٍ لَّا يُؤْمِنُونَ
Kemudian Kami utus (kepada umat-umat itu) rasul-rasul Kami berturut-turut. Tiap-tiap seorang rasul datang kepada umatnya, umat itu mendustakannya, maka Kami perikutkan sebagian mereka dengan sebagian yang lain. Dan Kami jadikan mereka buah tutur (manusia), maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang tidak beriman.
45ثُمَّ أَرْسَلْنَا مُوسَىٰ وَأَخَاهُ هَارُونَ بِآيَاتِنَا وَسُلْطَانٍ مُّبِينٍ
Kemudian Kami utus Musa dan saudaranya Harun dengan membawa tanda-tanda (Kebesaran) Kami, dan bukti yang nyata,
46إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَمَلَئِهِ فَاسْتَكْبَرُوا وَكَانُوا قَوْمًا عَالِينَ
kepada Fir'aun dan pembesar-pembesar kaumnya, maka mereka ini takbur dan mereka adalah orang-orang yang sombong.
Al-Mu'minunIndeks Quran
118Ayat
MakkiyahRevelation
44Ayat

Terjemah — Al-Mu'minun 44

Surat Al-Mu'minun Ayat 44 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Kemudian Kami utus (kepada umat-umat itu) rasul-rasul Kami berturut-turut. Tiap-tiap…

Surat Ayat 44/118 — Al-Mu'minun المؤمنون (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Mu'minun Dengarkan, Al-Mu'minun Terjemah, Al-Mu'minun mp3, Al-Mu'minun pdf. Ayat 42–46. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu