Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- فَتَقَبَّلَهَا (maka menerimanya): Allah menerima nazar yang diucapkan oleh istri Imran.
- بِقَبُولٍ حَسَنٍ (dengan penerimaan yang baik): penerimaan yang disertai keridhaan dan keberkahan.
- وَأَنبَتَهَا نَبَاتًا حَسَنًا (dan menumbuhkannya dengan pertumbuhan yang baik): memelihara dan mendidiknya dengan pendidikan yang sempurna.
- وَكَفَّلَهَا (dan menjadikannya di bawah asuhan): menjadikan seseorang sebagai penanggung jawab pemeliharaannya.
- الْمِحْرَابَ (mihrab): tempat ibadah atau ruangan khusus yang mulia di dalam masjid.
- أَنَّى لَكِ (dari mana kamu): dari mana datangnya ini kepadamu.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menerima nazar yang diucapkan oleh istri Imran dengan penerimaan yang penuh keridhaan dan keberkahan. Beliau menyerahkan anak perempuannya, Maryam, ke dalam pemeliharaan Allah yang penuh kasih sayang. Allah menumbuhkan Maryam dengan pertumbuhan yang baik, baik dari segi fisik, akhlak, maupun keilmuannya. Allah melapangkan hatinya dan memudahkan urusannya, serta menjadikannya anak yang salehah dan dicintai oleh banyak orang.
Kemudian Allah menjadikan Nabi Zakaria 'alaihissalam sebagai pengasuh dan penanggung jawab pemeliharaan Maryam. Ini merupakan kehormatan besar bagi Maryam, karena ia berada di bawah asuhan seorang nabi yang mulia. Setiap kali Nabi Zakaria masuk ke mihrab — tempat ibadah Maryam — beliau selalu menemukan rezeki yang baik dan berlimpah di sisinya, seperti buah-buahan musim panas di musim dingin dan buah-buahan musim dingin di musim panas. Hal ini membuat Nabi Zakaria heran, lalu beliau bertanya, "Wahai Maryam, dari mana engkau mendapatkan rezeki ini?" Dengan penuh keyakinan dan ketawadukan, Maryam menjawab, "Ini adalah rezeki dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah memberikan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan."
Ayat ini mengajarkan kita bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Jika Allah berkehendak memberikan rezeki kepada hamba-Nya, tidak ada yang dapat menghalanginya, meskipun sebab-sebab lahiriah tampak mustahil. Maryam berada di tempat ibadah yang tertutup, namun Allah mengirimkan rezeki kepadanya dari arah yang tidak disangka-sangka. Ini adalah bukti nyata bahwa rezeki itu datang dari Allah semata, dan manusia hanya perlu bertawakal serta berbaik sangka kepada-Nya.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita tentang keutamaan tawakal dan keyakinan kepada Allah. Ketika kita menyerahkan segala urusan kita kepada Allah dengan hati yang ikhlas, Allah akan mencukupi kita dari arah yang tidak kita duga. Sebagaimana Maryam yang berada di mihrab dengan penuh ketaatan, Allah mengirimkan rezeki kepadanya tanpa perantara manusia.
Renungkanlah, wahai saudaraku! Betapa besar kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya yang bertakwa. Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang berserah diri kepada-Nya. Maka, perbanyaklah doa dan taqarrub kepada Allah, niscaya Allah akan membukakan pintu-pintu rezeki dan kemudahan bagi kita. Janganlah kita berputus asa dari rahmat Allah, karena sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat baik.
Semoga kita semua termasuk hamba-hamba Allah yang dicintai dan dirahmati-Nya, serta senantiasa mendapatkan rezeki yang berkah dari arah yang tidak kita sangka-sangka. Aamiin.
📜 Ayat 35-39 — Ali Imran
Terjemah — Ali Imran 37
Surat Ali Imran Ayat 37 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan…Surat Ayat 37/200 — Ali Imran آل عمران (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ali Imran Dengarkan, Ali Imran Terjemah, Ali Imran mp3, Ali Imran pdf. Ayat 35–39. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








