Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- الْمُنَافِقُونَ (al-munafiqun): Orang-orang yang menampakkan keimanan tetapi menyembunyikan kekufuran di dalam hatinya.
- الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِم مَّرَضٌ (alladzina fi qulubihim maradh): Orang-orang yang di dalam hatinya terdapat penyakit syubhat (keraguan) dan lemahnya keyakinan. Ini adalah tingkatan di bawah kemunafikan murni, yaitu orang-orang yang imannya lemah dan mudah digoyahkan oleh keraguan.
- غُرُورًا (ghururan): Tipuan, kebatilan, dan sesuatu yang menipu tanpa dasar kebenaran.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala mengingatkan kita tentang momen penting ketika Perang Khandaq (Ahzab) berkecamuk, di mana kaum muslimin dikepung oleh pasukan sekutu yang sangat besar. Pada saat genting itulah, tabiat asli manusia teruji. Orang-orang munafik dan mereka yang hatinya lemah imannya—yang di dalam dada mereka bersarang penyakit syubhat dan keraguan—mulai bersuara menebarkan keraguan dan keputusasaan.
Mereka berkata dengan nada merendahkan: "Apa yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita hanyalah tipuan belaka!" Mereka menganggap bahwa janji Allah tentang pertolongan, kemenangan, dan kejayaan Islam hanyalah omong kosong yang tidak akan pernah terwujud. Padahal Rasulullah ﷺ telah menyampaikan kabar gembira tentang akan ditaklukkannya istana-istana Persia dan Romawi, sementara mereka saat itu bahkan tidak berani keluar dari kemah mereka karena ketakutan yang luar biasa.
Mereka berkata dengan penuh ejekan: "Muhammad menjanjikan kami akan membuka istana Kisra dan Kaisar, padahal salah seorang dari kami tidak mampu bahkan untuk keluar dari tempat tidurnya sendiri! Ini sungguh tipuan yang nyata."
Sungguh, ini adalah gambaran nyata tentang bagaimana kelemahan iman dapat membutakan hati seseorang sehingga ia tidak mampu melihat kebenaran janji Allah. Padahal Allah telah berfirman dalam banyak ayat bahwa pertolongan-Nya pasti datang, dan janji-Nya tidak akan pernah diingkari.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran yang sangat berharga. Ketika ujian dan cobaan datang silih berganti, saat badai kehidupan menerpa, di situlah keimanan seseorang diuji. Orang yang hatinya kuat dan yakin kepada Allah akan tetap teguh berdiri, meyakini bahwa janji Allah itu pasti benar. Namun orang yang hatinya lemah, mudah goyah, dan dikuasai keraguan, akan mudah terjerumus ke dalam keputusasaan dan bahkan berani meragukan janji Allah.
Maka perkuatlah imanmu wahai saudaraku! Yakinlah bahwa setiap janji Allah itu pasti terwujud, meskipun terkadang tertunda. Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya. Apa yang disampaikan Rasulullah ﷺ tentang kejayaan Islam, tentang pertolongan Allah, tentang surga bagi orang-orang bertakwa—semuanya adalah kebenaran yang pasti terjadi. Jangan biarkan keraguan merasuki hatimu, karena keraguan adalah awal dari kehancuran. Jadikanlah Al-Qur'an dan sunnah sebagai benteng keyakinanmu, niscaya hatimu akan tenang dan teguh menghadapi segala ujian kehidupan.
📜 Ayat 10-14 — Al-Ahzab
Terjemah — Al-Ahzab 12
Surat Al-Ahzab Ayat 12 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan (ingatlah) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang berpenyakit dalam…Surat Ayat 12/73 — Al-Ahzab الأحزاب (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ahzab Dengarkan, Al-Ahzab Terjemah, Al-Ahzab mp3, Al-Ahzab pdf. Ayat 10–14. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








