Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Yu'dzuna (يُؤْذُونَ): Menyakiti atau mengganggu, baik dengan perkataan maupun perbuatan.
- La'anahum (لَعَنَهُمْ): Mengutuk mereka, yaitu menjauhkan dari rahmat dan kebaikan.
- Adzaban Muhinan (عَذَابًا مُهِينًا): Siksa yang menghinakan dan merendahkan.
Tafsir Ayat:
Wahai hamba-hamba Allah yang beriman, ketahuilah bahwa ayat yang agung ini merupakan peringatan keras dari Allah Subhanahu wa Ta'ala bagi siapa saja yang berani menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Sungguh, orang-orang yang menyakiti Allah—baik melalui perbuatan syirik, kekufuran, atau maksiat lainnya yang menentang perintah-Nya—serta orang-orang yang menyakiti Rasulullah ﷺ dengan ucapan maupun perbuatan, seperti mendustakan beliau, menuduhnya sebagai penyair atau orang gila, atau mengganggu kehormatan dan sunnahnya, maka Allah telah mengutuk mereka. Artinya, Allah menjauhkan mereka dari rahmat, kasih sayang, dan segala kebaikan, baik di dunia maupun di akhirat.
Di dunia, mereka akan mendapat kehinaan dan kerugian, bahkan sebagian mereka ditimpakan azab berupa pembunuhan dan kekalahan, sebagaimana yang terjadi pada para pemimpin kaum musyrik yang memerangi Rasulullah ﷺ. Adapun di akhirat, Allah telah menyediakan bagi mereka siksa yang sangat menghinakan, yaitu api neraka yang tiada tara pedihnya, sebagai balasan yang setimpal atas perbuatan mereka yang lancang dan durhaka.
Ayat ini menegaskan bahwa menyakiti Rasulullah ﷺ adalah dosa besar yang terlarang berdasarkan kesepakatan para ulama, baik dengan perkataan maupun perbuatan. Maka berhati-hatilah wahai kaum muslimin, jangan sampai lisan atau tindakan kita termasuk golongan yang dimurkai ini. Jadikanlah kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya di atas segalanya, karena sesungguhnya kehormatan Rasulullah ﷺ adalah bagian dari kehormatan Allah yang wajib dijaga oleh setiap mukmin.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, betapa mulianya kedudukan Nabi kita Muhammad ﷺ di sisi Allah, sampai-sampai Allah sendiri yang membela dan menjaga kehormatan beliau. Maka sudah sepantasnya kita sebagai umatnya meneladani akhlak beliau, mencintai beliau melebihi cinta kita kepada diri sendiri, keluarga, dan harta. Perbanyaklah shalawat dan salam kepada beliau, ikutilah sunnahnya dalam setiap aspek kehidupan, dan jauhilah segala bentuk pelecehan atau penghinaan terhadap beliau, baik secara langsung maupun melalui media. Sungguh, cinta kepada Rasulullah ﷺ adalah jalan menuju cinta Allah, dan dengan itulah kita akan meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang dicintai dan dirahmati, serta dikumpulkan bersama Nabi kita ﷺ di surga-Nya yang penuh kenikmatan. Aamiin.
📜 Ayat 55-59 — Al-Ahzab
Terjemah — Al-Ahzab 57
Surat Ayat 57/73 — Al-Ahzab الأحزاب (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ahzab Dengarkan, Al-Ahzab Terjemah, Al-Ahzab mp3, Al-Ahzab pdf. Ayat 55–59. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








