Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- وَسِيقَ: Digiring dengan paksa dan kejam.
- زُمَرًا: Berkelompok-kelompok, satu rombongan setelah rombongan lainnya.
- خَزَنَتُهَا: Para malaikat penjaga neraka yang bertugas menjaganya.
- حَقَّتْ: Telah pasti dan terbukti.
Tafsir Ayat:
Bayangkanlah hari kiamat tiba, saat seluruh manusia dikumpulkan di padang mahsyar. Pada hari itu, orang-orang yang kafir kepada Allah dan mengingkari risalah para rasul-Nya akan digiring oleh para malaikat menuju neraka Jahanam secara berkelompok-kelompok, satu demi satu. Mereka digiring dengan penuh kehinaan dan ketundukan, tidak ada lagi kesombongan yang dulu mereka perlihatkan di dunia.
Ketika mereka tiba di pintu neraka, maka dibukakanlah pintu-pintu neraka yang tujuh lapis itu sebagai bentuk penghinaan dan penggetar jiwa. Betapa dahsyatnya pemandangan itu! Api yang menyala-nyala, suara gemuruh yang mengerikan, dan para malaikat penjaga neraka yang berdiri tegap di hadapan mereka.
Lalu para malaikat penjaga neraka itu berkata kepada mereka dengan nada mencela dan menyesali: "Bukankah telah datang kepada kalian rasul-rasul dari kalangan kalian sendiri, yang membacakan ayat-ayat Tuhan kalian dan memperingatkan kalian tentang pertemuan dengan hari ini? Bukankah kalian telah diperingatkan tentang pedihnya azab hari ini?"
Mendengar celaan itu, orang-orang kafir pun menjawab dengan penuh penyesalan dan pengakuan: "Benar, para rasul itu telah datang kepada kami membawa kebenaran, dan mereka telah memperingatkan kami tentang hari ini. Namun kami tetap mengingkarinya, dan kini telah pasti berlaku atas kami kalimat azab dari Allah bagi orang-orang yang kafir."
Mereka mengakui bahwa para rasul telah menyampaikan risalah dengan sempurna, namun mereka tetap memilih jalan kekufuran. Kini mereka menuai akibat dari pilihan mereka sendiri.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kepada kita betapa pentingnya menyambut seruan para rasul dan mengikuti petunjuk Allah. Jangan sampai kita termasuk golongan yang menyesal di akhirat kelak, ketika pintu neraka telah terbuka di hadapan kita dan tidak ada lagi kesempatan untuk bertaubat.
Allah telah mengutus para rasul kepada kita, menurunkan kitab suci Al-Qur'an, dan memberikan akal untuk berpikir. Semua itu adalah rahmat dan kasih sayang Allah agar kita selamat dari azab yang pedih. Maka marilah kita jadikan Al-Qur'an sebagai petunjuk hidup kita, dan Rasulullah ﷺ sebagai teladan kita. Jangan sia-siakan nikmat iman yang telah Allah berikan kepada kita. Sungguh, surga itu indah dan kekal, sedangkan neraka itu pedih dan abadi. Pilihlah jalan yang mengantarkan kita kepada keridhaan Allah, sebelum tiba hari di mana penyesalan tidak lagi berguna.
📜 Ayat 69-73 — Az-Zumar
Terjemah — Az-Zumar 71
Surat Az-Zumar Ayat 71 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Orang-orang kafir dibawa ke neraka Jahannam berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka…Surat Ayat 71/75 — Az-Zumar الزمر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Az-Zumar Dengarkan, Az-Zumar Terjemah, Az-Zumar mp3, Az-Zumar pdf. Ayat 69–73. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








