Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata yang Perlu Dijelaskan:
- Qīla (قِيلَ): difirmankan/dikatakan kepada mereka. Dalam konteks ini, Allah tidak menyebutkan secara spesifik siapa yang berkata, untuk menunjukkan betapa dahsyatnya ucapan tersebut.
- Adkhulū abwāba jahannama (ادْخُلُوا أَبْوَابَ جَهَنَّمَ): masukilah pintu-pintu neraka Jahanam yang telah disediakan.
- Khālidīna fīhā (خَالِدِينَ فِيهَا): kalian kekal di dalamnya selama-lamanya, tidak pernah keluar.
- Fa bi'sa matswā al-mutakabbirīn (فَبِئْسَ مَثْوَى الْمُتَكَبِّرِينَ): maka seburuk-buruk tempat tinggal dan persinggahan adalah tempat tinggal orang-orang yang sombong.
Tafsir Lengkap:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, bayangkanlah sebuah pemandangan yang sangat mengerikan pada hari kiamat kelak. Ketika orang-orang yang selama ini di dunia mengingkari kebenaran, menolak untuk tunduk kepada Allah, dan merasa diri mereka besar serta tinggi hati, mereka digiring menuju neraka Jahanam. Lalu datanglah perintah yang menghinakan mereka, "Masukilah pintu-pintu neraka Jahanam itu, kalian kekal di dalamnya selama-lamanya!" Sungguh, tidak ada kata-kata yang lebih menyakitkan daripada perintah masuk ke dalam api yang menyala-nyala dengan keadaan kekal dan tidak pernah keluar lagi.
Allah Ta'ala sengaja tidak menyebutkan siapa yang berkata demikian, untuk menunjukkan betapa agung dan dahsyatnya ucapan tersebut. Ia datang dari Allah Yang Maha Perkasa, dan para malaikat pun turut serta dalam penghinaan ini. Mereka yang dahulu di dunia merasa paling benar, paling mulia, dan enggan menerima kebenaran, kini menerima balasan yang setimpal.
Perhatikanlah, wahai saudaraku, bahwa ayat ini menegaskan bahwa tempat tinggal yang paling buruk adalah tempat tinggal orang-orang yang mutakabbirīn — yaitu orang-orang yang sombong dan enggan tunduk kepada kebenaran. Kesombongan inilah yang menjadi pangkal kehancuran mereka. Mereka sombong untuk beriman, sombong untuk beribadah, dan sombong untuk menerima nasihat.
Sungguh, betapa hinanya kesudahan orang-orang yang sombong itu. Mereka yang dahulu berjalan di muka bumi dengan angkuh, kini mereka berjalan tertunduk di dalam neraka. Mereka yang dahulu menolak untuk bersujud kepada Allah, kini mereka tidak mampu bersujud selamanya. Mereka yang dahulu merasa diri mereka mulia, kini mereka berada dalam kehinaan yang tiada tara.
Saudaraku yang dikasihi Allah, marilah kita jadikan ayat ini sebagai pelajaran yang sangat berharga. Jauhilah sifat sombong dan takabbur dalam segala bentuknya. Karena kesombongan adalah penghalang terbesar untuk masuk ke dalam surga. Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan walaupun sebesar biji sawi" (HR. Muslim).
Sebaliknya, Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang rendah hati, yang tunduk dan patuh kepada kebenaran, yang mudah menerima nasihat, dan yang tidak merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Orang-orang yang rendah hati inilah yang akan dimuliakan Allah di dunia dan di akhirat. Mereka akan dipersilakan masuk ke dalam surga dengan penuh kehormatan, sementara orang-orang yang sombong akan dihina dengan perintah masuk ke dalam neraka.
Marilah kita perbanyak doa agar Allah melindungi kita dari sifat sombong dan takabbur, serta menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang rendah hati dan selalu tunduk kepada kebenaran. Semoga Allah memudahkan kita untuk selalu berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Sunnah, dan semoga kita termasuk golongan orang-orang yang beruntung, bukan golongan orang-orang yang merugi. Aamiin ya Rabbal 'alamin.
📜 Ayat 70-74 — Az-Zumar
Terjemah — Az-Zumar 72
Surat Az-Zumar Ayat 72 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dikatakan (kepada mereka): "Masukilah pintu-pintu neraka Jahannam itu, sedang kamu…Surat Ayat 72/75 — Az-Zumar الزمر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Az-Zumar Dengarkan, Az-Zumar Terjemah, Az-Zumar mp3, Az-Zumar pdf. Ayat 70–74. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








