Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Araitum (أَرَأَيْتُمْ): Beritahukanlah kepadaku atau terangkanlah kepadaku.
- Tad'ūna (تَدْعُونَ): Yang kalian sembah dan kalian ibadahi.
- Syirkun (شِرْكٌ): Kemitraan atau bagian dalam penciptaan.
- Atārah (أَثَارَةٍ): Sisa ilmu yang diwariskan dari orang-orang terdahulu, atau peninggalan pengetahuan.
Tafsir Lengkap:
Wahai Nabi Muhammad, sampaikanlah kepada orang-orang musyrik yang menolak kebenaran dan mempersekutukan Allah: "Beritahukanlah kepadaku tentang sesembahan-sesembahan yang kalian seru dan sembah selain Allah — baik berupa patung, berhala, atau apa pun yang kalian agungkan — tunjukkanlah kepadaku, bagian bumi manakah yang telah mereka ciptakan? Apakah mereka menciptakan gunung, sungai, atau lembah? Atau apakah mereka memiliki bagian dan kemitraan dengan Allah dalam penciptaan langit yang begitu agung dan luas?"
Sungguh, pertanyaan ini adalah tantangan yang mematahkan argumen mereka. Karena mustahil bagi mereka untuk menjawab bahwa berhala-berhala itu menciptakan sesuatu, baik di bumi maupun di langit. Semua ciptaan — bumi, langit, bintang, matahari, bulan, dan seluruh alam semesta — adalah milik Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya.
Kemudian Allah memerintahkan Nabi-Nya untuk menantang mereka dengan bukti lain: "Datangkanlah kepada-Ku sebuah kitab suci yang diturunkan sebelum Al-Qur'an ini — seperti Taurat atau Injil — yang membenarkan apa yang kalian katakan, atau bawalah sisa-sisa ilmu yang diwariskan dari orang-orang terdahulu yang mendukung keyakinan kalian, jika kalian benar-benar orang-orang yang jujur dalam pengakuan dan klaim kalian bahwa sesembahan-sesembahan itu layak untuk disembah."
Tantangan ini menunjukkan betapa lemahnya hujjah mereka. Mereka tidak akan mampu mendatangkan kitab, tidak pula peninggalan ilmu yang sahih, karena apa yang mereka ikuti hanyalah khayalan dan warisan nenek moyang tanpa dasar kebenaran.
Renungan dan Pelajaran Berharga:
Saudaraku seiman, ayat ini mengajarkan kita tentang keagungan akal dan fitrah manusia. Allah menantang manusia untuk berpikir: mungkinkah sesuatu yang tidak mampu mencipta — bahkan tidak mampu menggerakkan dirinya sendiri — layak disembah? Renungkanlah kebesaran Allah yang menciptakan langit tanpa tiang, bumi yang terbentang, dan seluruh isi alam ini. Jika kita mau merenung, hati kita akan dipenuhi cinta kepada Allah, dan iman kita akan semakin kokoh.
Ayat ini juga mengajarkan kita untuk selalu mengedepankan dalil dan bukti dalam beragama, bukan sekadar ikut-ikutan tradisi. Islam adalah agama yang berdiri di atas ilmu dan hujjah yang jelas. Maka jadilah hamba yang cerdas, yang beribadah kepada Allah dengan keyakinan yang mantap, bukan dengan taklid buta. Semoga Allah meneguhkan hati kita di atas kebenaran dan menjauhkan kita dari kesesatan. Aamiin.
📜 Ayat 2-6 — Al-Ahqaf
Terjemah — Al-Ahqaf 4
Surat Al-Ahqaf Ayat 4 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu sembah selain Allah;…Surat Ayat 4/35 — Al-Ahqaf الأحقاف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ahqaf Dengarkan, Al-Ahqaf Terjemah, Al-Ahqaf mp3, Al-Ahqaf pdf. Ayat 2–6. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








