Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Sulit:
- كَمَثَلِ (ka-matsali): seperti perumpamaan.
- الشَّيْطَانِ (asy-syaithan): setan, yaitu iblis dan bala tentaranya.
- اكْفُرْ (kfur): ingkarlah, yaitu tinggalkanlah iman dan jadilah kafir.
- فَلَمَّا كَفَرَ (fa-lamma kafara): maka ketika manusia itu benar-benar kafir.
- بَرِيءٌ (bari'un): berlepas diri, tidak bertanggung jawab.
- أَخَافُ (akhafu): aku takut.
Tafsir Ayat:
Allah ﷻ menggambarkan keadaan orang-orang munafik yang menghasut dan menjanjikan kemenangan kepada orang-orang Yahudi Bani Nadhir untuk memerangi Rasulullah ﷺ, lalu mereka tinggalkan begitu saja ketika keadaan menjadi sulit. Perumpamaan mereka sangat mirip dengan tipu daya setan terhadap manusia.
Setan datang kepada seseorang dan membisikkan godaan: "Berbuat kafirlah kamu, tinggalkan agama ini!" Ia menghiasi kekufuran di mata manusia sehingga tampak indah dan menjanjikan. Maka manusia itu pun jatuh ke dalam kekafiran dan meninggalkan imannya. Namun, ketika manusia itu benar-benar telah kafir dan terjerumus dalam kesesatan, setan justru berlepas diri darinya dengan berkata: "Sesungguhnya aku berlepas diri darimu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan semesta alam."
Ini adalah kebohongan besar dari setan. Ia tidak benar-benar takut kepada Allah, tetapi ia hanya ingin melepaskan diri dari tanggung jawab dan tidak mau ikut menanggung azab bersama manusia yang telah ia sesatkan. Setan hanyalah penggoda yang tidak pernah menepati janji. Ia menjerumuskan manusia ke dalam jurang kebinasaan, lalu membiarkannya sendirian di tengah kehancuran.
Demikian pula orang-orang munafik. Mereka menjanjikan pertolongan kepada orang-orang Yahudi, tetapi ketika peperangan benar-benar terjadi dan keadaan menjadi genting, mereka menarik diri dan berkata: "Kami tidak ada hubungan dengan kalian, kami takut kepada Allah." Mereka meninggalkan sekutunya dalam kehinaan dan kekalahan.
Pelajaran dan Hikmah:
Saudaraku kaum muslimin, ayat ini mengajarkan kita satu pelajaran yang sangat berharga: jangan pernah tertipu oleh janji-janji manis dari mereka yang tidak memiliki komitmen terhadap kebenaran. Setan dan para pengikutnya dari kalangan manusia yang munafik adalah makhluk yang paling buruk dalam menepati janji. Mereka hanya memanfaatkan kita untuk kepentingan sesaat, lalu meninggalkan kita di saat kita paling membutuhkan.
Oleh karena itu, jadikanlah Allah ﷻ satu-satunya tempat bergantung dan meminta pertolongan. Janji Allah adalah janji yang pasti ditepati, tidak seperti janji setan dan manusia munafik yang hanya tipu daya belaka. Allah ﷻ berfirman: "Dan siapakah yang lebih menepati janjinya daripada Allah?" (QS. At-Taubah: 111).
Marilah kita jauhi sifat munafik yang suka berjanji tanpa menepati, dan jadilah hamba-hamba yang jujur dan setia kepada Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh pada agama-Nya akan mendapatkan pertolongan dan kemenangan di dunia dan akhirat. Semoga Allah ﷻ menjauhkan kita dari tipu daya setan dan menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang ikhlas dan teguh pendirian. Aamiin.
📜 Ayat 14-18 — Al-Hasyr
Terjemah — Al-Hasyr 16
Surat Al-Hasyr Ayat 16 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : (Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) shaitan ketika dia…Surat Ayat 16/24 — Al-Hasyr الحشر (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hasyr Dengarkan, Al-Hasyr Terjemah, Al-Hasyr mp3, Al-Hasyr pdf. Ayat 14–18. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








