Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- أَنشَأَكُمْ (ansya'akum): Menciptakan kalian dari tiada, mengadakan dan menumbuhkan kalian.
- السَّمْعَ (as-sam'a): Indra pendengaran, yaitu telinga.
- الْأَبْصَارَ (al-absar): Indra penglihatan, yaitu mata.
- الْأَفْئِدَةَ (al-af'idah): Bentuk jamak dari *fu'ad*, yaitu hati/akal yang digunakan untuk memahami dan merenungkan.
- قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ (qalilan ma tasykurun): Sangat sedikit sekali rasa syukur kalian, bahkan nyaris tidak ada.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, katakanlah kepada orang-orang musyrik yang mengingkari nikmat Allah dan mendustakan risalahmu: "Dialah Allah yang telah menciptakan kalian dari ketiadaan, padahal sebelumnya kalian tidak ada sama sekali. Dia pula yang menganugerahkan kepada kalian telinga agar kalian dapat mendengar ayat-ayat-Nya dan nasihat-nasihat yang disampaikan, mata agar kalian dapat menyaksikan keagungan ciptaan-Nya di langit dan di bumi, serta hati agar kalian dapat merenungkan dan mengambil pelajaran dari segala sesuatu yang kalian saksikan."
Namun sungguh sangat disayangkan, betapa sedikitnya rasa syukur kalian kepada Allah atas segala nikmat yang agung ini. Kalian menggunakan pendengaran, penglihatan, dan hati kalian bukan untuk mengenal Penciptanya, melainkan untuk mengingkari kebenaran dan mendustakan rasul-Nya. Kalian hampir tidak pernah bersyukur kepada-Nya, baik dengan lisan, hati, maupun perbuatan.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku, mari kita renungkan sejenak! Allah telah memberikan kita telinga untuk mendengar, mata untuk melihat, dan hati untuk berpikir. Tiga anugerah yang tak ternilai harganya ini adalah pintu-pintu menuju hidayah. Dengan telinga kita mendengar Al-Qur'an dan adzan, dengan mata kita menyaksikan kebesaran alam semesta, dan dengan hati kita merenungkan semua itu hingga tumbuh keyakinan.
Namun, pernahkah kita benar-benar bersyukur atas semua ini? Ataukah kita justru menggunakan anugerah Allah ini untuk hal-hal yang menjauhkan kita dari-Nya? Renungkanlah, betapa banyak orang yang memiliki mata tetapi buta dari kebenaran, memiliki telinga tetapi tuli dari nasihat, dan memiliki hati tetapi lalai dari mengingat Allah.
Marilah kita jadikan setiap detik kehidupan kita sebagai wujud syukur kepada Allah. Gunakan pendengaran untuk mendengarkan ilmu, penglihatan untuk menyaksikan tanda-tanda kebesaran-Nya, dan hati untuk selalu mengingat serta mencintai-Nya. Karena sesungguhnya, syukur bukan hanya di lisan, tetapi juga dalam setiap langkah dan amal kebaikan kita. Dengan bersyukur, Allah akan menambah nikmat-Nya, dan dengan mengingkari nikmat, azab-Nya sangatlah pedih.
📜 Ayat 21-25 — Al-Mulk
Terjemah — Al-Mulk 23
Surat Al-Mulk Ayat 23 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Katakanlah: "Dialah Yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran,…Surat Ayat 23/30 — Al-Mulk الملك (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Mulk Dengarkan, Al-Mulk Terjemah, Al-Mulk mp3, Al-Mulk pdf. Ayat 21–25. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








