Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- اسْكُنْ : Tinggallah dan menetaplah.
- الْجَنَّةَ : Surga, tempat kenikmatan yang abadi.
- وَلَا تَقْرَبَا : Janganlah kamu berdua mendekati (memakan) pohon tersebut.
- الظَّالِمِينَ : Orang-orang yang melampaui batas dan menzalimi diri sendiri dengan melanggar perintah Allah.
Tafsir:
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman kepada Nabi Adam 'alaihissalam: "Wahai Adam, tinggallah engkau bersama istrimu Hawa di dalam surga, dan makanlah dari buah-buahan yang ada di dalamnya dengan bebas dan leluasa dari mana saja yang kalian sukai. Namun, ada satu larangan yang harus kalian patuhi: jangan sekali-kali kalian mendekati pohon yang telah Aku tentukan ini, dan jangan memakan buahnya. Jika kalian melanggar larangan ini, maka kalian termasuk orang-orang yang zalim, yaitu orang-orang yang melampaui batas ketentuan Allah dan menzalimi diri kalian sendiri dengan menjerumuskan diri ke dalam kebinasaan."
Ayat yang mulia ini menunjukkan betapa besar kasih sayang Allah kepada Nabi Adam dan istrinya. Allah memberikan mereka tempat tinggal yang penuh kenikmatan, memberikan mereka kebebasan menikmati segala yang baik, dan hanya melarang satu hal saja sebagai ujian ketaatan. Ini adalah pelajaran berharga bagi kita: bahwa Allah tidak pernah mempersempit hamba-Nya kecuali untuk kebaikan mereka sendiri. Larangan Allah selalu mengandung hikmah dan rahmat yang dalam, meskipun terkadang akal kita tidak mampu menjangkaunya.
Perhatikanlah kelembutan Allah dalam firman-Nya: "Janganlah kamu berdua mendekati pohon ini." Allah tidak hanya melarang memakannya, tetapi bahkan melarang mendekatinya. Ini adalah pendidikan dari Allah agar hamba-Nya menjauhi segala hal yang dapat mengantarkan kepada kemaksiatan, bukan hanya perbuatan maksiat itu sendiri. Sebagaimana seorang mukmin yang bijak akan menjauhi tempat-tempat yang dapat menjerumuskannya ke dalam dosa.
Ayat ini juga mengajarkan kita tentang pentingnya menaati perintah Allah dengan penuh kesadaran. Ketika Allah memberikan perintah dan larangan, itu semua adalah untuk kemaslahatan kita sendiri. Ketaatan kepada Allah adalah kunci kebahagiaan, sebagaimana kedurhakaan adalah pintu segala kesengsaraan. Mari kita jadikan kisah ini sebagai pelajaran agar senantiasa istiqamah di atas jalan Allah, menjauhi larangan-Nya, dan bersyukur atas segala nikmat yang telah Dia berikan kepada kita.
📜 Ayat 17-21 — Al-A'raf
Terjemah — Al-A'raf 19
Surat Al-A'raf Ayat 19 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : (Dan Allah berfirman): "Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan isterimu…Surat Ayat 19/206 — Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-A'raf Dengarkan, Al-A'raf Terjemah, Al-A'raf mp3, Al-A'raf pdf. Ayat 17–21. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








