Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata yang Perlu Dijelaskan:
- نُثَبِّتُ (nusabbitu): memperkuat, meneguhkan, dan menenangkan.
- فُؤَادَكَ (fu'adaka): hatimu.
- مَوْعِظَةٌ (mau'izhah): nasihat atau pelajaran yang menyentuh hati.
- ذِكْرَى (dzikra): peringatan yang membangkitkan kesadaran.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad ﷺ, Allah Subhanahu wa Ta'ala memberitahukan bahwa setiap kisah para rasul yang Dia ceritakan kepadamu—baik kisah Nabi Nuh, Hud, Shalih, Ibrahim, Luth, Syu'aib, dan para nabi lainnya—semuanya memiliki tujuan yang agung dan mulia. Allah tidak menceritakan kisah-kisah itu sekadar untuk hiburan atau dongeng belaka, melainkan untuk meneguhkan hatimu dan menguatkan jiwamu dalam menghadapi berbagai ujian dan tantangan dakwah.
Sebagaimana para rasul terdahulu menghadapi penolakan, ejekan, dan penderitaan dari kaum mereka, namun mereka tetap sabar dan teguh, maka engkau pun wahai Nabi, akan merasakan hal yang sama. Kisah-kisah ini menjadi sumber kekuatan bagimu, agar hatimu tidak goyah dan tidak merasa sendirian dalam perjuangan menegakkan kebenaran.
Kemudian Allah menegaskan bahwa dalam surah Hud ini—yang penuh dengan kisah para nabi dan umat terdahulu—telah datang kepadamu kebenaran yang hakiki, yaitu kebenaran risalah yang engkau bawa dan kebenaran berita tentang para nabi yang telah lalu. Tidak ada keraguan sedikit pun di dalamnya.
Di samping itu, surah ini juga mengandung nasihat yang berharga bagi orang-orang yang membangkang, agar mereka mengambil pelajaran dari kehancuran umat-umat terdahulu yang mendustakan para rasul. Dan bagi orang-orang yang beriman, surah ini menjadi peringatan yang menyentuh hati dan pengingat yang membangkitkan keimanan mereka, sehingga mereka semakin mantap dalam ketaatan dan semakin berhati-hati agar tidak terjerumus ke dalam kesalahan yang sama seperti umat-umat terdahulu.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, lihatlah betapa besar kasih sayang Allah kepada Nabi-Nya dan kepada kita semua. Allah tidak membiarkan hamba-hamba-Nya yang berjuang di jalan kebaikan merasa sendirian. Kisah-kisah dalam Al-Qur'an bukanlah sekadar cerita masa lalu, melainkan obat penenang hati dan sumber kekuatan bagi setiap muslim yang sedang berjuang.
Ketika engkau merasa lelah dalam berdakwah, ketika engkau merasa sedih karena cobaan hidup, ingatlah bahwa Allah telah menyediakan "vitamin keimanan" berupa kisah-kisah para nabi dan orang-orang saleh. Bacalah, renungkanlah, dan ambillah pelajaran darinya. Niscaya hatimu akan menjadi tenang, imanmu akan semakin kokoh, dan langkahmu akan semakin mantap menuju ridha Allah.
Al-Qur'an adalah petunjuk yang sempurna. Di dalamnya terdapat kebenaran yang tidak diragukan lagi, nasihat yang menyejukkan jiwa, dan peringatan yang membangunkan hati yang lalai. Maka jadikanlah Al-Qur'an sebagai sahabat setiamu setiap hari. Karena di dalamnya terdapat kebahagiaan dunia dan akhirat. Semoga Allah meneguhkan hati kita di atas kebenaran, sebagaimana Dia meneguhkan hati Nabi-Nya yang mulia. Aamiin.
📜 Ayat 118-122 — Hud
Terjemah — Hud 120
Surat Hud Ayat 120 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah…Surat Ayat 120/123 — Hud هود (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Hud Dengarkan, Hud Terjemah, Hud mp3, Hud pdf. Ayat 118–122. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








