Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- السِّقَايَةَ: Bejana atau cawan tempat minum raja, yang juga digunakan sebagai alat takaran untuk menakar biji-bijian.
- رَحْلِ: Tempat atau wadah yang digunakan untuk meletakkan barang-barang bawaan musafir di atas unta.
- أَذَّنَ مُؤَذِّنٌ: Seseorang berseru dengan suara keras.
- الْعِيرُ: Kafilah atau rombongan yang membawa barang dagangan, biasanya terdiri dari unta-unta yang membawa muatan.
Tafsir Ayat:
Setelah Nabi Yusuf 'alaihissalam memenuhi kebutuhan saudara-saudaranya dengan memberikan muatan makanan yang cukup untuk setiap unta mereka, dan bahkan memberikan muatan tambahan untuk saudara kandungnya, Binyamin, sesuai dengan namanya—maka ketika mereka telah bersiap untuk kembali ke negeri mereka, Nabi Yusuf memerintahkan para pembantunya untuk meletakkan bejana minum raja yang juga digunakan sebagai alat takaran ke dalam karung bawaan Binyamin, tanpa sepengetahuan siapa pun. Hal ini dilakukan sebagai siasat yang bijaksana agar Nabi Yusuf dapat menahan saudaranya itu di sisinya.
Ketika kafilah itu telah berangkat meninggalkan Mesir menuju Syam, Nabi Yusuf mengutus seseorang untuk menyusul dan menghentikan mereka. Maka berhentilah rombongan itu, lalu penyeru itu berseru dengan suara keras: "Wahai para penunggang unta yang membawa muatan makanan ini, sesungguhnya kalian adalah para pencuri!" Tuduhan ini dilontarkan sebagai bagian dari rencana yang telah disusun, meskipun sebenarnya mereka tidak mencuri, agar mereka kembali ke tempat pemeriksaan dan terbuktilah apa yang telah direncanakan.
Pelajaran dan Hikmah:
Kisah ini mengajarkan kita tentang kebijaksanaan dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. Nabi Yusuf 'alaihissalam menggunakan cara yang halus dan penuh perhitungan untuk mencapai tujuan yang baik, yaitu mempertemukan dirinya dengan saudara kandungnya yang sangat dicintainya. Ini menunjukkan bahwa dalam kehidupan, seorang mukmin boleh menggunakan siasat yang dibenarkan syariat untuk mencapai kemaslahatan, selama tidak merugikan orang lain secara zalim.
Kisah ini juga mengingatkan kita bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala Maha Kuasa membolak-balikkan keadaan. Dari sebuah tuduhan yang tampak buruk, Allah menyimpan kebaikan yang besar di baliknya. Maka janganlah kita berputus asa dari rahmat Allah, dan yakinlah bahwa setiap kejadian pasti memiliki hikmah yang indah bagi hamba-hamba-Nya yang bertakwa. Sebagaimana Yusuf diuji dengan perpisahan, kemudian Allah mempertemukannya kembali dengan keluarganya dalam keadaan mulia, demikian pula Allah akan memberikan jalan keluar bagi setiap hamba yang bersabar dan bertawakal kepada-Nya.
📜 Ayat 68-72 — Yusuf
Terjemah — Yusuf 70
Surat Yusuf Ayat 70 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka tatkala telah disiapkan untuk mereka bahan makanan mereka, Yusuf…Surat Ayat 70/111 — Yusuf يوسف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yusuf Dengarkan, Yusuf Terjemah, Yusuf mp3, Yusuf pdf. Ayat 68–72. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








