Yusuf · 70/111
Terjemah Transliterasi — Yusuf
فَلَمَّا جَهَّزَهُم بِجَهَازِهِمْ جَعَلَ السِّقَايَةَ فِي رَحْلِ أَخِيهِ ثُمَّ أَذَّنَ مُؤَذِّنٌ أَيَّتُهَا الْعِيرُ إِنَّكُمْ لَسَارِقُونَ ۝٧٠
Falammaa jahhazahum bijahaazihim ja`alas siqaayata fee rahli akheehi summa azzana mu`azzinun ayyatuhal`eeru innakum lasaariqoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Maka tatkala telah disiapkan untuk mereka bahan makanan mereka, Yusuf memasukkan piala (tempat minum) ke dalam karung saudaranya. Kemudian berteriaklah seseorang yang menyerukan: "Hai kafilah, sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang mencuri".
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • السِّقَايَةَ: Bejana atau cawan tempat minum raja, yang juga digunakan sebagai alat takaran untuk menakar biji-bijian.
  • رَحْلِ: Tempat atau wadah yang digunakan untuk meletakkan barang-barang bawaan musafir di atas unta.
  • أَذَّنَ مُؤَذِّنٌ: Seseorang berseru dengan suara keras.
  • الْعِيرُ: Kafilah atau rombongan yang membawa barang dagangan, biasanya terdiri dari unta-unta yang membawa muatan.

Tafsir Ayat:

Setelah Nabi Yusuf 'alaihissalam memenuhi kebutuhan saudara-saudaranya dengan memberikan muatan makanan yang cukup untuk setiap unta mereka, dan bahkan memberikan muatan tambahan untuk saudara kandungnya, Binyamin, sesuai dengan namanya—maka ketika mereka telah bersiap untuk kembali ke negeri mereka, Nabi Yusuf memerintahkan para pembantunya untuk meletakkan bejana minum raja yang juga digunakan sebagai alat takaran ke dalam karung bawaan Binyamin, tanpa sepengetahuan siapa pun. Hal ini dilakukan sebagai siasat yang bijaksana agar Nabi Yusuf dapat menahan saudaranya itu di sisinya.

Ketika kafilah itu telah berangkat meninggalkan Mesir menuju Syam, Nabi Yusuf mengutus seseorang untuk menyusul dan menghentikan mereka. Maka berhentilah rombongan itu, lalu penyeru itu berseru dengan suara keras: "Wahai para penunggang unta yang membawa muatan makanan ini, sesungguhnya kalian adalah para pencuri!" Tuduhan ini dilontarkan sebagai bagian dari rencana yang telah disusun, meskipun sebenarnya mereka tidak mencuri, agar mereka kembali ke tempat pemeriksaan dan terbuktilah apa yang telah direncanakan.


Pelajaran dan Hikmah:

Kisah ini mengajarkan kita tentang kebijaksanaan dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. Nabi Yusuf 'alaihissalam menggunakan cara yang halus dan penuh perhitungan untuk mencapai tujuan yang baik, yaitu mempertemukan dirinya dengan saudara kandungnya yang sangat dicintainya. Ini menunjukkan bahwa dalam kehidupan, seorang mukmin boleh menggunakan siasat yang dibenarkan syariat untuk mencapai kemaslahatan, selama tidak merugikan orang lain secara zalim.

Kisah ini juga mengingatkan kita bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala Maha Kuasa membolak-balikkan keadaan. Dari sebuah tuduhan yang tampak buruk, Allah menyimpan kebaikan yang besar di baliknya. Maka janganlah kita berputus asa dari rahmat Allah, dan yakinlah bahwa setiap kejadian pasti memiliki hikmah yang indah bagi hamba-hamba-Nya yang bertakwa. Sebagaimana Yusuf diuji dengan perpisahan, kemudian Allah mempertemukannya kembali dengan keluarganya dalam keadaan mulia, demikian pula Allah akan memberikan jalan keluar bagi setiap hamba yang bersabar dan bertawakal kepada-Nya.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 68-72 — Yusuf

68وَلَمَّا دَخَلُوا مِنْ حَيْثُ أَمَرَهُمْ أَبُوهُم مَّا كَانَ يُغْنِي عَنْهُم مِّنَ اللَّهِ مِن شَيْءٍ إِلَّا حَاجَةً فِي نَفْسِ يَعْقُوبَ قَضَاهَا ۚ وَإِنَّهُ لَذُو عِلْمٍ لِّمَا عَلَّمْنَاهُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
Dan tatkala mereka masuk menurut yang diperintahkan ayah mereka, maka (cara yang mereka lakukan itu) tiadalah melepaskan mereka sedikitpun dari takdir Allah, akan tetapi itu hanya suatu keinginan pada diri Ya'qub yang telah ditetapkannya. Dan sesungguhnya dia mempunyai pengetahuan, karena Kami telah mengajarkan kepadanya. Akan tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.
69وَلَمَّا دَخَلُوا عَلَىٰ يُوسُفَ آوَىٰ إِلَيْهِ أَخَاهُ ۖ قَالَ إِنِّي أَنَا أَخُوكَ فَلَا تَبْتَئِسْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Dan tatkala mereka masuk ke (tempat) Yusuf. Yusuf membawa saudaranya (Bunyamin) ke tempatnya, Yusuf berkata: "Sesungguhnya aku (ini) adalah saudaramu, maka janganlah kamu berdukacita terhadap apa yang telah mereka kerjakan".
70فَلَمَّا جَهَّزَهُم بِجَهَازِهِمْ جَعَلَ السِّقَايَةَ فِي رَحْلِ أَخِيهِ ثُمَّ أَذَّنَ مُؤَذِّنٌ أَيَّتُهَا الْعِيرُ إِنَّكُمْ لَسَارِقُونَ
Maka tatkala telah disiapkan untuk mereka bahan makanan mereka, Yusuf memasukkan piala (tempat minum) ke dalam karung saudaranya. Kemudian berteriaklah seseorang yang menyerukan: "Hai kafilah, sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang mencuri".
71قَالُوا وَأَقْبَلُوا عَلَيْهِم مَّاذَا تَفْقِدُونَ
Mereka menjawab, sambil menghadap kepada penyeru-penyeru itu: "Barang apakah yang hilang dari pada kamu?"
72قَالُوا نَفْقِدُ صُوَاعَ الْمَلِكِ وَلِمَن جَاءَ بِهِ حِمْلُ بَعِيرٍ وَأَنَا بِهِ زَعِيمٌ
Penyeru-penyeru itu berkata: "Kami kehilangan piala raja, dan siapa yang dapat mengembalikannya akan memperoleh bahan makanan (seberat) beban unta, dan aku menjamin terhadapnya".
YusufIndeks Quran
111Ayat
MakkiyahRevelation
70Ayat

Terjemah — Yusuf 70

Surat Yusuf Ayat 70 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka tatkala telah disiapkan untuk mereka bahan makanan mereka, Yusuf…

Surat Ayat 70/111 — Yusuf يوسف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yusuf Dengarkan, Yusuf Terjemah, Yusuf mp3, Yusuf pdf. Ayat 68–72. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu