Terjemah — Tafsir
Makna Kata-kata Penting:
- هَلْ عَلِمْتُمْ — "Apakah kalian mengetahui/mengingat?" Ini adalah pertanyaan yang bertujuan mengingatkan, bukan sekadar bertanya.
- مَا فَعَلْتُمْ بِيُوسُفَ — Segala perlakuan buruk yang kalian lakukan kepada Yusuf, seperti iri hati, membuangnya ke sumur, menjualnya sebagai budak, dan memisahkannya dari ayahnya.
- وَأَخِيهِ — Yakni Bunyamin, saudara kandung Yusuf. Perlakuan buruk kepada Bunyamin adalah ketika mereka memisahkannya dari Yusuf dan menyakiti hati ayah mereka dengan membawa kabar bohong tentang serigala.
- إِذْ أَنتُمْ جَاهِلُونَ — Pada saat itu kalian dalam keadaan bodoh/tidak mengetahui akibat buruk dari perbuatan kalian, dan tidak menyadari keburukan tindakan tersebut.
Tafsir Lengkap:
Ketika Yusuf mendengar perkataan saudara-saudaranya yang saling menyesali perbuatan mereka di masa lalu, dan mereka berkata, "Apakah engkau benar-benar Yusuf?" — maka hati Yusuf yang mulia menjadi luluh. Beliau tersentuh oleh penyesalan mereka, lalu dengan penuh kelembutan dan kasih sayang, beliau memperkenalkan dirinya kepada mereka seraya berkata:
"Apakah kalian masih ingat apa yang telah kalian lakukan kepada Yusuf dan saudara kandungnya (Bunyamin) ketika kalian dalam keadaan jahil (bodoh)?"
Maksudnya: Tidakkah kalian mengingat bagaimana kalian memperlakukan Yusuf dengan penuh kezaliman — melemparkannya ke dalam sumur, menjualnya dengan harga murah, memisahkannya dari ayahnya yang sangat mencintainya — dan bagaimana kalian menyakiti Bunyamin dengan memisahkannya dari saudaranya? Kalian melakukan semua itu dalam keadaan jahil, tidak mengetahui betapa besarnya dosa perbuatan kalian dan tidak menyadari akibat buruk yang akan menimpa kalian.
Pertanyaan Yusuf ini bukanlah untuk mencela atau menghina mereka, tetapi untuk mengingatkan mereka dengan cara yang paling halus agar mereka menyadari kesalahan mereka dan bertobat dengan sungguh-sungguh. Ini adalah puncak kelembutan akhlak seorang nabi yang mulia.
Renungan dan Pelajaran:
Sungguh indah teladan yang Allah abadikan dalam kisah ini! Yusuf 'alaihissalam tidak membalas kejahatan saudara-saudaranya dengan keburukan, meskipun ia memiliki kekuasaan penuh atas mereka saat itu. Justru ia mengingatkan mereka dengan penuh kasih sayang, dan kemudian ia memaafkan mereka dengan ucapan yang sangat mulia: "Tidak ada cercaan atas kalian pada hari ini; semoga Allah mengampuni kalian, dan Dia adalah Maha Penyayang di antara para penyayang."
Inilah akhlak para nabi — akhlak yang diajarkan Islam kepada kita. Ketika seseorang berbuat buruk kepada kita, maka balaslah dengan kebaikan, karena kebaikan akan menghapus keburukan. Allah Ta'ala berfirman: *"Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang setimpal, tetapi barang siapa memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya di sisi Allah."* (QS. Asy-Syura: 40)
Saudaraku, betapa pun besarnya kesalahan seseorang, pintu taubat selalu terbuka. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah, karena Dia menerima taubat hamba-Nya selama nyawa belum sampai di tenggorokan. Dan jadilah pemaaf, karena Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang pemaaf dan dicintai-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 87-91 — Yusuf
Terjemah — Yusuf 89
Surat Yusuf Ayat 89 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Yusuf berkata: "Apakah kamu mengetahui (kejelekan) apa yang telah kamu…Surat Ayat 89/111 — Yusuf يوسف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yusuf Dengarkan, Yusuf Terjemah, Yusuf mp3, Yusuf pdf. Ayat 87–91. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








