Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- KARRAH (كَرَّةً): artinya kembalian atau pengulangan, yaitu kembali ke dunia.
- NATABARRA` (نَتَبَرَّأَ): artinya berlepas diri, memutuskan hubungan, dan menyatakan tidak bertanggung jawab.
- HASARAT (حَسَرَاتٍ): bentuk jamak dari HASRAH, artinya penyesalan yang sangat mendalam disertai kesedihan yang tak terhingga.
Tafsir Ayat:
Pada hari kiamat nanti, ketika para pengikut melihat pemimpin-pemimpin mereka yang menyesatkan justru berlepas diri dari mereka dan melemparkan kesalahan kepada mereka, maka para pengikut itu pun berkata dengan penuh penyesalan: "Duhai, sekiranya kami diberi kesempatan kembali ke dunia sekali lagi, niscaya kami akan berlepas diri dari mereka sebagaimana mereka berlepas diri dari kami hari ini. Kami tidak akan pernah lagi mengikuti mereka dan tidak akan mendengarkan perkataan mereka."
Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal-amal perbuatan mereka yang dahulu di dunia—baik berupa kekufuran, kemaksiatan, maupun ketaatan buta kepada para pemimpin yang menyesatkan—sehingga semuanya berubah menjadi penyesalan yang membakar hati mereka. Betapa tersiksanya jiwa mereka, karena amal yang dahulu mereka banggakan kini menjadi sumber penderitaan yang tiada berkesudahan.
Dan mereka tidak akan pernah keluar dari neraka selama-lamanya, karena mereka telah mati di atas kekufuran dan kesesatan, dan Allah telah menetapkan bahwa mereka adalah penghuni neraka yang kekal di dalamnya.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku, ayat ini adalah peringatan yang sangat tegas bagi kita semua. Betapa banyak di antara kita yang mengikuti seseorang—baik tokoh, selebriti, pemimpin, atau teman—tanpa mempertimbangkan apakah yang mereka ajak itu benar atau salah menurut Allah dan Rasul-Nya. Pada hari kiamat nanti, orang-orang yang kita ikuti itu justru akan berlepas diri dari kita, bahkan mereka akan menjadi musuh bagi kita.
Maka dari sekarang, mari kita jadikan Al-Qur'an dan Sunnah sebagai satu-satunya pedoman hidup kita. Jangan biarkan diri kita menjadi pengikut buta yang hanya ikut-ikutan tanpa memahami kebenaran. Karena setiap langkah kita akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Sungguh, betapa indahnya jika kita menjadi orang yang berpegang teguh pada kebenaran, karena di akhirat kelak kita akan bersama orang-orang yang kita cintai karena Allah, bukan bersama orang-orang yang kita ikuti karena hawa nafsu.
Semoga Allah melindungi kita dari penyesalan yang tiada berguna di akhirat kelak, dan semoga kita termasuk golongan yang berpegang teguh pada kebenaran hingga akhir hayat. Aamiin.
📜 Ayat 165-169 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 167
Surat Al-Baqarah Ayat 167 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan berkatalah orang-orang yang mengikuti: "Seandainya kami dapat kembali (ke…Surat Ayat 167/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 165–169. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








