Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Ḥalālan: sesuatu yang dibolehkan oleh syariat, tidak ada larangan di dalamnya.
- Ṭayyiban: sesuatu yang baik, suci, bersih, dan tidak membahayakan tubuh maupun akal.
- Khuṭuwātisy-syaiṭān: langkah-langkah atau jalan-jalan setan, yaitu segala cara dan tipu dayanya untuk menyesatkan manusia.
- ʿAdūwwun mubīn: musuh yang nyata dan terang-terangan permusuhannya.
Tafsir Ayat:
Wahai seluruh umat manusia, makanlah dari rezeki yang Allah sediakan di muka bumi ini, baik dari tumbuhan, hewan, maupun hasil bumi lainnya, dengan syarat ia halal (tidak diharamkan Allah) dan ṭayyib (baik, suci, bersih, serta tidak membahayakan kesehatan jasmani maupun rohani). Allah tidak melarang kalian menikmati karunia-Nya, justru Dia menginginkan kalian hidup sehat dan kuat dengan mengonsumsi yang baik.
Namun di samping itu, Allah memperingatkan dengan tegas: janganlah kalian mengikuti langkah-langkah setan. Artinya, jangan menempuh jalan-jalan yang ia hiasi, seperti menghalalkan yang haram, mengharamkan yang halal, berbuat bid'ah, bermaksiat, atau terjebak dalam keragu-raguan dan syubhat. Setan selalu membisikkan cara-cara halus agar manusia melanggar batas-batas Allah, baik dalam soal makanan maupun seluruh aspek kehidupan.
Allah kemudian mengingatkan sebabnya: sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kalian. Permusuhannya bukan rahasia lagi—ia telah bersumpah sejak zaman Adam untuk menyesatkan anak cucunya. Maka, apakah pantas seorang yang berakal mengikuti jejak musuh yang jelas-jelas ingin menghancurkannya? Tentu tidak! Sebaliknya, kita harus waspada, berlindung kepada Allah dari godaannya, dan senantiasa berpegang pada petunjuk-Nya.
Renungan dan Nasihat:
Ayat ini mengajarkan kita bahwa Islam adalah agama yang sempurna dan seimbang. Ia tidak mempersempit rezeki, tetapi mengatur agar manusia hidup bersih, sehat, dan berkah. Dengan memakan yang halal lagi baik, doa kita lebih mudah dikabulkan, hati menjadi tenang, dan ibadah terasa nikmat. Sebaliknya, makanan haram meskipun lezat akan menggelapkan hati dan menjauhkan kita dari Allah.
Mari kita jadikan ayat ini sebagai pedoman hidup: periksa setiap suapan yang masuk ke mulut kita, pastikan halal dan baik. Jangan biarkan setan memperdaya kita dengan alasan-alasan yang menyesatkan. Ingatlah, setan itu musuh, bukan teman. Maka berlindunglah kepada Allah, dan niscaya Dia akan menjaga kita dari segala tipu dayanya. Semoga kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bersyukur dan istiqamah di jalan yang lurus.
📜 Ayat 166-170 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 168
Surat Al-Baqarah Ayat 168 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa…Surat Ayat 168/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 166–170. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








